Breaking News:

Tawuran 2 Kelompok Pecah di Kampung Melayu, Pelajar Saling Serang Pakai Batu dan Balok Kayu

Tawuran dua kelompok pelajar SMP terjadi di Jalan Abdullah Syafei, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur pada Rabu (24/11).

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Jalan Abdullah Syafei, Kelurahan Kampung Melayu lokasi tawuran dua kelompok pelajar di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/11/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Tawuran dua kelompok pelajar SMP terjadi di Jalan Abdullah Syafei, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur pada Rabu (24/11/2021).

Lilis (45), saksi mata mengatakan tawuran yang terjadi sekira pukul 12.00 WIB melibatkan puluhan pelajar SMP yang saling serang menggunakan batu dan balok kayu.

"Pokoknya mereka datang dari dua arah berlawanan itu, pas ketemu di jembatan langsung tawuran. Sudah saling janjian sepertinya," kata Lilis di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/11/2021).

Tawuran yang berlangsung kurang dari 30 menit itu baru berakhir saat satu kelompok terdesak lalu kabur ke arah permukiman warga Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu.

Tidak ada korban dalam kejadian ini, namun kasus tawuran di Jalan Abdullah Syafei ini meresahkan warga yang bermukim di sekitar lokasi karena khawatir terdampak.

Baca juga: Pelaku Tawuran di Tebet Beli Online Celurit 2 Meter, Polisi Gencarkan Patroli Siber

"Mereka bukan warga Kampung Pulo, tapi kaburnya ke permukiman. Tawuran anak sekolah di sini sudah beberapa kali terjadi. Dalam bulan ini saja sudah yang kedua kalinya," ujarnya.

Sri Rejeki, saksi mata lainnya membenarkan bila tawuran di jembatan Jalan Abdullah Syafei perbatasan Jakarta Selatan sudah kerap terjadi dan meresahkan warga.

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

Warga berharap jajaran Polrestro Jakarta Timur lekas menangkap pelaku tawuran guna memberikan efek jera dan menempatkan petugas di lokasi guna mengantisipasi kasus serupa.

"Tadi itu sepenglihatan saya mereka tawuran enggak pakai senjata tajam. Tapi mungkin juga bawa tapi disembunyikan dalam tas. Soalnya kadang suka bawa celurit juga," tutur Sri.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved