Doa Mendengar Kematian

Ternyata Ini yang Sebaiknya Dibaca saat Bertakziah Orang Meninggal, Bukan Surat Yasin!

Bukan surat Yasin, ternyata ini yang dibaca untuk mendoakan orang yang meninggal dunia.

Editor: Muji Lestari
Pixabay
Ilsutrasi berdoa. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Bukan surat Yasin, ternyata ini yang dibaca untuk mendoakan orang yang meninggal dunia.

Surat Yasin merupakan salah satu ayat yang terdapat dalam kita suci Alquran

Surat Yasin atau Surah Ya Sin adalah surah ke-36 dalam al-Qur'an.

Ilustrasi berdoa.
Ilustrasi berdoa. (Pixabay)

Surat ini terdiri atas 83 ayat, serta termasuk golongan surah-surah Makkiyah.

Dinamai Ya Sin karena surah ini dimulai dengan dua abjad Arab Ya Sin.

Surat Yasin sangat mahsyur di kalangan sebagian masyarakat yang mengamalkannya ketika ada orang yang meninggal dunia.

Mereka menggelar acara yang dinamakan takziah yakni membacakan surat Yasin untuk orang yang meninggal tersebut.

Baca juga: Lafal Doa Istirja yang Diucapkan saat Mendengar Kematian, Cek Juga Niat dan Tata Cara Salat Jenazah

Lantas, kenapa orang meninggal dibacakan surat Yasin?

Berikut ini penjelasan selengkapnya diuraikan Ustaz Adi Hidayat dilansir melalui kanal YouTube Al-Muwatta.

"Tolong dijelaskan kenapa orang yang mau meninggal dan sudah meninggal umumnya yang takziah membaca surat Yasin?," tanya seorang jemaah.

Baca juga: Bacaan Surat Al Lahab dalam Arab, Latin Beserta Terjemahannya, Cocok Dibaca saat Salat

Baca juga: Ini Cara Menjawab Ucapan Fii Amanillah dan Barakallah Fii Umrik, Simak Penjelasan Lengkapnya

"Nah dari sini untuk mengangkat amalan itu banyak caranya, pertama dengan doa, ada memang hadits yang mengatakan bacaan surat Yasin, tapi sebagian mengatakan aditsnya dhoif (lemah), walaupun ada yang mengatakan haditsnya shahih," jelas Ustaz Adi Hidayat.

"Tapi kalau saya punya prinsip begini, kalau ada hadits yang diperdebatkan, mendingan ngambil hadits yang tidak diperdebatkan, udah lebih selamat, lebih tenang gitu kan," sambungnya.

Apa hadits yang tidak diperdebatkan?

Salah satunya doa. Sebagaimana terdapat dalam Al-Adabul Mufrad nomor hadits 44, posisinya paling kanan sebelah atas karangan Imam Al-Bukhari.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved