Formula E
Jokowi Jadi Penentu Sirkuit Formula E, Ketua DPRD DKI Anggap Bamsoet Ngawur: Tak Perlu Bawa Presiden
Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi kian kritis terhadap penyelenggaran Formula E.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi kian kritis terhadap penyelenggaran Formula E.
Pras, sapaan karibya, bereaksi keras terkait pernyataan Bambang Soesatyo alias Bamsoet, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang juga ketua MPR itu.
Tegas, Pras sampai menganggap pernyataan Bamsoet ngawur.
Presiden Jokowi Pilih Sirkuit
Pada konferensi pers yang digelar IMI di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Bamsoet mengungkapkan, lima wilayah yang dicalonkan menjadi sirkuit balapan mobil listrik itu.
"Ada PIK, Sudirman, JIS, JiExpo Kemayoran dan Ancol. Ini yang kami suggest ke Presiden," ujar Bamsoet pada Rabu (24/11/2021).
Selain perkara sirkuit, Bamsoet juga berbicara tentang kepastian penyelenggaraan Formula E.
Politikus Golkar itu memastikan Formula E harus digelar.
Menurutnya, Formula E akan memberikan dampak positif kepada Jakarta dan Indonesia.
"Tapi karena ini event internasional, event bakal terus berjalan. Ini akan indah dan clear pada waktunya," kata Bamsoet.
Dengan digelarnya ajang yang diinisiasi Gubernur Anies Baswedan ini, Bamsoet mengatakan, Indonesia akan makin dikenal oleh dunia.
Baca juga: Bukan Anies, Presiden Jokowi Lah yang Putuskan Lokasi Balap Formula E di Jakarta
Sebab, ajang Formula E atau Jakarta E-Prix ini bersamaan dengan digelarnya ajang Superbike dan Moto GP.
"Dan tentu saja tidak berlebihan jika kita katakan Indonesia segera setara dengan negara maju lainnya di dunia," ucapnya.
Formula E Kaji