Breaking News:

Formula E

Jokowi Jadi Penentu Sirkuit Formula E, Ketua DPRD DKI Anggap Bamsoet Ngawur: Tak Perlu Bawa Presiden

Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi kian kritis terhadap penyelenggaran Formula E.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi saat ditemui di Jalan Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (23/2/2020). 

"Tapi karena ini event internasional, event bakal terus berjalan. Ini akan indah dan clear pada waktunya," kata Bamsoet.

Dengan digelarnya ajang yang diinisiasi Gubernur Anies Baswedan ini, Bamsoet mengatakan, Indonesia akan makin dikenal oleh dunia.

Baca juga: Bukan Anies, Presiden Jokowi Lah yang Putuskan Lokasi Balap Formula E di Jakarta

Sebab, ajang Formula E atau Jakarta E-Prix ini bersamaan dengan digelarnya ajang Superbike dan Moto GP.

"Dan tentu saja tidak berlebihan jika kita katakan Indonesia segera setara dengan negara maju lainnya di dunia," ucapnya.

Formula E Kaji

Sementara, pihak Formula E bertugas mengkaji kelaikan lima opsi wilayah itu untuk dijadikan sirkuit Formula E.

Co-Founder Formula E, Alberto Longo, mengungkapkan, penentuan sirkuit bukan perkara mudah.

"Belum ditentukan sirkuitnya, karena ini bukan hal yang mudah, banyak pilihan bagus. Kami akan lakukan FS di lima lokasi tadi," kata Alberto pada kesempatan yang sama dengan Bamsoet.

Alberto juga berbicara tentang mahalnya ongkos balapan Formula E.

Co Founder Formula E, Alberto Longo saat konferensi pers di Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (24/11/2021).
Co Founder Formula E, Alberto Longo saat konferensi pers di Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (24/11/2021). (TribunJakarta.com/ Satrio Sarwo Trengginas)

Angkanya mencapai 25 juta USD hanya untuk satu hari pelaksanaan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved