Breaking News:

Tawuran hingga Polisi Dikeroyok, Wagub DKI Minta Ormas Berkontribusi Positif Membangun Ibu Kota

Terlebih, kondisi saat ini masih dilanda pandemi Covid-19, kata Ariza, seharusnya ormas bersama elemen warga lainnya saling berkontribusi positif.

net google
Ilustrasi bentrokan ormas 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta minta organisasi masyarakat (ormas) memberikan kontribusi positif dalam pembangunan Jakarta dan bukan justru melakukan kekerasan maupun tindakan anarkis.

Seruan ini dilontarkan Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyusul adanya bentrok ormas bentrokan ormas FBR dan Pemuda Pancasila (PP) serta pengeroyokan anggota ormas PP terhadap perwira polisi saat demo depan Gedung DPR RI.

"Kami minta semua organisasi yang ada di Jakarta, mari kita lakukan kegiatan-kegiatan pembangunan Jakarta. Kegiatan-kegiatan yang produktif untuk kepentingan generasi muda, kepentingan warga," katanya, Sabtu (27/11/2021).

Ia pun menyayangkan tindakan anarkis oleh anggota ormas yang terjadi belakangan ini. Politisi Gerindra ini justru berharap adanya toleransi dan hidup rukun antar ormas di Jakarta.

Terlebih, kondisi saat ini masih dilanda pandemi Covid-19, kata Ariza, seharusnya ormas bersama elemen warga lainnya saling berkontribusi positif.

Baca juga: Kapolres Jakpus Murka Perwira Polisi Dikeroyok Ormas PP: Para Pelaku Diserahkan atau Kami Kejar!

Baca juga: Tukang Parkir Juga Kena Sabetan Sajam, Korban Bentrok Ormas PP dan FBR di Ciledug Bertambah

"Jadi, sekarang semua organisasi di Jakarta kami minta selalu rukun. Jangan sampai terjadi konflik, jangan sampai terjadi tawuran, apalagi terjadi saling pukul memukul, apalagi menggunakan senjata tajam, itu tentu tidak dibenarkan," tandasnya.

"Sekarang kita sedang berjuang melawan pandemi, ayo sama-sama teman-teman semua ormas di Jakarta lakukan berbagai kegiatan pembagian sembako, vaksin, donor trims atas itu semua, demo boleh tapi tolong diatur baik, teratur. Jangan ada anarkis apalagi pemukulan," sambungnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved