Breaking News:

Kesehatan Masih Ngedrop, Sopir Mercy yang Lawan Arus di Tol JORR Batal Diperiksa

Pada hari kejadian penyelidik Unit Laka sebenarnya sudah melakukan pemeriksaan awal terhadap MSD yang diduga menderita demensia

Penulis: Bima Putra | Editor: Acos aka Abdul Qodir
Dok. Ditlantas Polda Metro Jaya
Sebuah mobil Mercedes-Benz E300 dengan nomor kendaraan B1125 KAD melawan arah di jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR), pada Sabtu (27/11/2021) pukul 17.00 WIB. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Penyelidik Unit Laka Satlantas Jakarta batal melakukan pemeriksaan pria berinisial MSD (66), pengemudi Mercedes Benz E300 berpelat B1125 KAD.

Kasat Lantas Jakarta Timur AKBP Edy Surasa mengatakan MSD yang melawan arus di Tol JORR pada Sabtu (27/11/2021) pukul 17.00 WIB lalu batal diperiksa karena kesehatannya belum pulih.

"Yang bersangkutan (MSD) batal diperiksa hari ini. Kondisinya kesehatannya masih nge-drop (belum stabil)," kata Edy di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (29/11/2021).

Pada hari kejadian penyelidik Unit Laka sebenarnya sudah melakukan pemeriksaan awal terhadap MSD yang diduga menderita demensia atau penurunan kemampuan fungsi otak.

Tapi kala itu MSD juga belum bisa banyak memberi keterangan karena masih syok usai mobil dikemudikannya menabrak Honda Mobilio berpelat B 1129 EFA, dan Kijang Innova bernopol B 1065 FFH.

Baca juga: Mobil Mercy Terobos & Lawan Arah di Tol JORR, Kendaraan Saling Tubruk: Pengemudi Alami Demensia

"Untuk mediasi ganti rugi kasusnya ditangani masing-masing pihak keluarga. Kita (Satlantas Jakarta Timur) hanya menerima hasil kesepakatan mediasi saja," ujarnya.

Edy menuturkan pihak keluarga MSD dan pengemudi Honda Mobilio, Kijang Innova hari ini dijadwalkan melakukan menyerahkan hasil mediasi ke Unit Laka Satlantas Jakarta Timur.

Baca juga: Lagi, Mobil Terbakar di Tol Wiyoto Wiyono, Kali Ini XL7 Senilai Rp 250 Juta jadi Gosong

Tapi hingga pukul 12.00 WIB penyelidik Unit Laka yang menangani kasus belum menerima hasil mediasi yang sudah ditandatangani ketiga pihak sebagai bukti kesepakatan.

"Belum, kami belum terima hasil mediasi. Jadi sampai sekarang ini masih menunggu kesepakatan pihak keluarga yang melakukan mediasi," tuturnya.

--

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved