Persija Jakarta

Pantas Saja Ismed Sofyan Jago Eksekusi Bola Mati, Porsi Latihan Bek Persija Ikuti Cara David Beckham

Dikenal sebagai raja bola mati, bek senior Persija Jakarta Ismed Sofyan membeberkan cara latihannya yang penuh perjuangan.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Bolasport.com/Feri Setiawan
Kapten Persija Jakarta Ismed Sofyan menceritakan rahasianya bisa memiliki kemampuan tendangan bola mati mematikan seperti David Beckham. 

Pemain yang kini berstatus paling senior di skuad Persija Jakarta ini memiliki kenangan manisnya soal tendangan bola mati yang jadi spesialisasinya.

Kata dia, semua itu terjadi ketika Persija Jakarta masih bermarkas di Stadion Lebak Bulus.

Ismed Sofyan seolah sudah ada ikatan batin dengan jala gawang di Stadion Lebak Bulus sehingga kerap mencetak gol dari tendangan bebas maupun assist dari tendangan penjuru di stadion yang kini sudah tinggal cerita.

"Di lebak bulus hampir 100 persen akurasinya.

Kita jarang kalah di Lebak Bulus, paling apes seri," ujar Ismed.

Manajer Persija Jakarta Bambang Pamungkas bersama pemain senior Ismed Sofyan.
Manajer Persija Jakarta Bambang Pamungkas bersama pemain senior Ismed Sofyan. (PERSIJA.ID)

Cerita Ismed Sofyan Saat Persija Dihadang Krisis

Bek senior Persija Jakarta Ismed Sofyan mengungkapkan titik terendah saat bersama Macan Kemayoran.

Ia membeberkan Persija Jakarta sempat diterjang krisis keuangan pada tahun 2013.

Saat itu sejumlah pemain utama sempat keluar dari klub kebanggaan ibu kota itu.

Selain itu, ada beberapa pemain juga yang dilepas manajemen Persija Jakarta.

"Termasuk Bepe (Bambang Pamungkas) dilepas. Kalau itu menurut aku Persija Jakarta sangat-sangat terpuruk," imbuh Ismed Sofyan dikutip TribunJakarta.com dari akun Youtube Persija Jakarta, Kamis (12/8/2021).

Baca juga: Palang Pintu Eropa Andalan Persija Bakal Kembali ke Kandang Macan Kemayoran: Jakarta Aku Datang

Pada tahun 2013, kata Ismed, Persija jakarta hampir mengalami degradasi.

Padahal, lanjutnya, Persija biasanya berada di empat besar klasemen Liga Indonesia.

"Pemain banyak keluar, posisi di zona degradasi. Itu masa paling sulit," imbuhnya.

Baca juga: Curhat ke Bepe, Presiden Persija Jakarta Ungkap Bisa Tutupi Nervous Jelang Final Piala Menpora 2021

Lalu mengapa Ismed Sofyan tetap bertahan di Persija pada tahun 2013?

Ismed Sofyan dan Bambang Pamungkas.
Ismed Sofyan dan Bambang Pamungkas. (Instagram @ismedsofyan14)

Ia pun mengungkapkan kecintaannya pada Persija Jakarta. Meskipun pada saat itu, dirinya berpeluang keluar dari Persija Jakarta.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved