Breaking News:

Pemprov DKI Didesak Pecat Dirut Transjakarta, Wagub DKI: Kita Sedang Evaluasi Menyeluruh

Imbas dari rentetan kecelakaan yang melibatkan bus Transjakarta, sejumlah pihak pun seperti dewan Kebon Sirih mendesak adanyanya pergantian direksi.

TribunJakarta.com/Bima Putra
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat memberi keterangan di kantor Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (20/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, buka suara soal desakan pemecatan Direktur Utama PT Transjakarta Yana Aditya.

Imbas dari rentetan kecelakaan yang melibatkan bus Transjakarta, sejumlah pihak pun seperti dewan Kebon Sirih mendesak adanyanya pergantian struktur direksi.

Terutama pergantian Dirut yang dianggap memiliki tanggung jawab utama dalam kecelakaan moda transportasi unggulan warga Jakarta ini.

Oleh sebab itu, Pemprov DKI melalui Wagub DKI memberikan respon terkait hal tersebut.

Politisi Gerindra ini mengatakan saat ini masih dalam tahap evaluasi, guna mengatahui secara keseluruhan terkait akar permasalahan yang ada.

"Ya nanti semua apapun kekurangannya terkait masalah Transjakarta yang belakangan terjadi kecelakaan itu sedang kita evaluasi secara menyeluruh. Dan, juga melibatkan pihak-pihak lainnya untuk kita carikan solusi yang terbaik," kata Ariza, Selasa (7/12/2021).

Bertambahnya kecelakaan, menjadi bukti perlunya evaluasi secara total didalam operasional keamanan Transjakarta.

Baca juga: Hendak Menyebrang, Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Bus Transjakarta di Pasar Minggu

Sehingga keputusan baru bisa diambil setelah adanya hasil yang merinci terkait rentetan kecelakaan yang terjadi.

"Ya justru itu ya kita tentu saja sangat prihatin, terjadi kecelakaan beberapa kali terkait transjakarta mudah-mudahan kita akan lakukan evaluasi bersama melalui evaluasi total yang ada ini, ke depan tidak lagi terjadi kecelakaan."

"Apa sesungguhnya yang menjadi penyebab. Tentu kesehatan bersama menjadi perhatian kita bersama, umur juga menjadi pertimbangan, fisiknya pengetahuan dan juga semua. Jadi memang banyak faktor yang akan dievaluasi," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved