Antisipasi Virus Corona di Jakarta

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Pastikan Belum Temukan Varian Omicron

Pemprov DKI Jakarta memastikan empat orang warga DKI terpapar Varian Omicron adalah hoax atau tidak benar.

Nur Indah Farrah Audina / Tribun Jakarta
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti saat diwawancara awak media di Jakarta Pusat, Rabu (22/9/2021). Pemprov DKI Jakarta memastikan empat orang warga DKI terpapar Varian Omicron adalah hoax atau tidak benar. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta memastikan empat orang warga DKI terpapar Varian Omicron adalah hoax atau tidak benar.

Pemprov DKI melalui Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar dan dapat dikatakan hoax.

Hal ini berdasarkan hasil klarifikasi terakhir ke Litbangkes Kementerian Kesehatan RI pada Rabu, 8 Desember 2021 pukul 14.30.

Di mana menyatakan sampai saat ini belum ditemukan varian baru B.1.1.529 atau Omicron di DKI Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan pihaknya secara aktif melakukan pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) setiap harinya.

Baca juga: Akui Ada Kekeliruan Informasi, Kadinkes Kabupaten Bekasi Tegaskan Tidak Ada Kasus Varian Omicron

Hal ini dilakukan guna mendeteksi varian virus corona.

“Setidaknya sudah 2.500 spesimen diperiksa dan 40 persen di antaranya adalah variant of concern dan sejauh ini tidak ditemukan varian Omicron. Pemeriksaan WGS sendiri dilakukan di Litbangkes Kemenkes RI dengan beberapa lab WGS jejaring Litbangkes di DKI Jakarta,” kata Widi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/12/2021).

Secara periodik, Dinkes DKI selalu mendapatkan hasil pemeriksaan WGS melalui Litbangkes Kemenkes RI.

Namun, kata Widi, hingga saat ini belum ditemukan Varian Omicron.

Baca juga: Ada Temuan 4 Kasus Covid-19 Omicron, Wagub DKI Minta Warganya Waspada Termasuk yang Sudah Vaksin

"Penguatan surveilans WGS dan 3T terus ditingkatkan, selain upaya 6M dan vaksinasi yang optimal,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pada minggu lalu ditemukan klaster kasus positif dari perjalanan luar negeri, yang kemudian sudah dilakukan pemeriksaan WGS dan Tes, Lacak, Isolasi yang adekuat.

Namun, hasil WGS menunjukkan bukan merupakan varian Omicron.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi menyebut, sebanyak empat orang warga DKI Jakarta terpapar varian baru Covid-19 Omicron melalui uji laboratorium Farmalab, Cikarang.

"Jadi 4 orang warga yang terpapar virus Omicron itu bukan warga Kabupaten Bekasi tetapi warga DKI Jakarta," kata Sri Enny dalam keterangan persnya, Senin (7/12/2021).

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved