Massa Buruh Unjuk Rasa di Patung Kuda, Arus Lalin di Jalan Medan Merdeka Selatan Padat Merayap

Arus lalu lintas di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Rabu (8/12/2021), padat merayap, imbas adanya masa buruh unjuk rasa.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH
Suasana arus lalin di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat yang ramai lancar imbas aksi unjuk rasa massa buruh di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (8/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Arus lalu lintas di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Rabu (8/12/2021), padat merayap, imbas adanya masa buruh yang melakukan unjuk rasa.

Hal ini menyusul adanya aksi unjuk rasa dari ribuan buruh yang tergabung dari sejumlah federasi serikat pekerja.

Pantauan TribunJakarta.com, kondisi arus lalu lintas telah macet dan padat merayap sedari pukul 11.20 WIB.

Di mana pada saat itu, massa buruh mulai bergerak dari depan Balai Kota DKI menuju Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Hingga berita ini diterbitkan, suasana di sekitar lokasi masih padat merayap atau ramai lancar.

Baca juga: Selesai Kepung Kantor Anies di Balai Kota, Massa Buruh Lanjutkan Orasi Ke Patung Kuda

Massa Buruh Lanjutkan Orasi Ke Patung Kuda

Massa buruh melakukan orasi di Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Rabu (8/12/2021).

Suasana arus lalin di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat yang ramai lancar imbas aksi unjuk rasa massa buruh di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (8/12/2021).
Suasana arus lalin di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat yang ramai lancar imbas aksi unjuk rasa massa buruh di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (8/12/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH)

Setelah menggeruduk Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, massa buruh bergeser ke Patung Kuda.

Dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun bus, perjalanan mereka dikawal mobil komando hingga ke Patung Kuda.

Adapun tuntutan yang diorasikan yakni masih seputar Upah Minimum Provinsi (UMP).

kekecewaannya terkait kenaikan UMP DKI yang hanya sebesar 0,85 persen.

Baca juga: Buruh Kembali Geruduk Balai Kota, Ngotot Minta UMP Dinaikan & Mau Tahu Kabar Surat Anies ke Kemnaker

Sementara tuntutan mereka menginginkan kenaikan UMP DKI sebesar 10 persen.

Selain itu, massa buruh turut menuntut terkait kabar terbaru dari surat yang dikirimkan Anies kepada Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, terkait usulan peninjauan kembali formula penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP).

Massa buruh kembali kepung Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (8/12/2021).
Massa buruh kembali kepung Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (8/12/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH)
Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved