Kebakaran di Koja Hanguskan 2 Rumah dan Warung Makan, Api Berasal dari Kebocoran Kompor Gas

Kebakaran yang terjadi di Jalan Soka Alur Laut, RT 006 RW 06 Kelurahan Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara, disebabkan adanya kebocoran kompor gas.

Dok. Sudin Gulkarmat Jakarta Utara
Kebakaran menghanguskan rumah dan warung makan di Jalan Soka Alur Laut, RT 006 RW 06 Kelurahan Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (11/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA – Kebakaran yang terjadi di Jalan Soka Alur Laut, RT 006 RW 06 Kelurahan Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara, disebabkan adanya kebocoran kompor gas.

Akibatnya, dua rumah dan dua warung makan di permukiman tersebut hangus dilalap si jago merah.

Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, Triyanto mengatakan, kebocoran gas terjadi pada salah satu warung makan yang menyajikan ayam penyet.

Dari warung tersebut, api menyambar ke bangunan lainnya, termasuk rumah warga.

“Kompor gas dari warung ayam penyet mengalami kebocoran gas. Kemudian terjadi penyalaan api, menyambar warung mie ayam dan rumah di sebelahnya,” kata Triyanto.

Baca juga: Kebakaran di Koja, Rumah dan Warung Makan Hangus Dilalap Si Jago Merah

Api membakar dua rumah dan dua warung makan yang berada dengan luas area 600 meter persegi di lokasi tersebut.

Kerugian dari kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Ilustrasi Kebakaran
Ilustrasi Kebakaran (ist via WartaKota)

“Kerugiannya mencapai Rp 400 juta rupiah,” ucap Triyanto.

Triyanto mengatakan kebakaran ini terjadi sekitar pukul 12.22 WIB.

“Kami terima berita pukul 12.22 WIB dari warga dilaporkan ada kebakaran di Jalan Soka Alur Laut,” kata Triyanto.

Menerima laporan warga, sebanyak 9 unit mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi.

Dalam waktu hampir satu jam, kebakaran tersebut sudah bisa dipadamkan.

Baca juga: Rawan Kebakaran, Petugas Kecamatan Tambora Periksa Kabel Listrik di 60 Rumah Warga

“Api bisa dipadamkan pukul 13.13 WIB. Total bangunan yang terbakar ada empat, dua rumah tinggal dan dua warung makan,” jelas Triyanto.

Kebakaran ini berdampak kepada empat KK yang terdiri dari 19 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Namun, Triyanto memastikan tak ada korban luka maupun korban jiwa dari peristiwa ini.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved