Channel Youtube Dituding Jadi Alat Cari Panggung Pilpres 2024, Anies: Ini Kaitannya dengan Kebijakan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membantah cerita #DariPendopo yang tayang dalam siaran Youtube sebagai alat untuk cari panggung dalam Pilpres 2024
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Septiana
Jelang akhir masa jabatannya pada 2022 mendatang, Gubernur DKI Jakarta, Anies baswedan kini seirus merambah dunia Youtube.
Orang nomor satu di DKI itu kini memiliki program Youtube baru bertajuk Dari Pendopo.
Tanpa basa-basi, Anies langsung menjelaskan alasannya untuk berbicara lebih banyak lewat platform video itu.
Menurutnyam pegalaman yang selama ini ia dapatkan lewat berbagai kegiatan dan jabatan yang diemban, patut dibagikan lebih luas ke maysarakat.
"Selama ini saya menjalani begitu banyak hal yang menjadi pengalaman. Ada perspektif, ada pengalaman, ada pembelajaran yang itu semua saya rasakan saya jadikan bahan refleksi dan menjadi bahan untuk saya bertindak, berpikir," kata Anies pada video di Youtube channel-nya, (Anies Baswedan) berjudul "Selamat Datang" yang diunggah pada Sabtu (11/12/2021).
Baca juga: Ingin Perputaran Uang di Thamrin 10 Kembali Rp 180 Juta per Hari, Anies Berharap Pada Tahu Sumedang
Pada video tersebut, Anies seperti memberi pembukaan pada garapan pada program Pendoponya.
Pada video itu, Anies duduk di kursi kayu di tengah-tengah pendopo terbuat kayu dengan warna latar dominan cokelat.
Sementara, Anies sendiri mengenakan celana hitam dan sepatu hitam, serta kemeja tangan panjang biru muda.
Anies berjanji akan menceritakan pengalamannya, dan berharap akan menginspirasi yang menonton videonya.
"Lewat channel ini saya akan bagikan itu semua, dan harapannya bagi yang mendengarkan ini akan memperkaya perspektif mereka atas apapun yang dilihat ataupun diperhatikan."
"Ini adalah perspektif adri kami, bayangan dari kami, rencana dari kami, dan itu yang nanti akan saya sampaikan," kata Anies.
Diponegoro dan Jejeran Buku
Selain bangunan kayu bentuk persegi yang cukup luas, latar dari ruang maya berbicara Anies itu adalah jejeran buku dan lukisan.
Pada video kedua program Pendopo tersebut yang ditayangkan pada hari yang sama, lukisan Pangeran Diponegoro menjadi latar Anies bebicara.
Sudut kamera memperlihatkan gamar Pangeran Diponegoro cukup besar di samping Anies.