Cerita Kriminal

10 Mahasiswi Sudah Melapor, Diduga Jadi Korban Pelecehan Dosen UNJ: Langsung Dinonaktifkan

DA, oknum dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di Pulogadung, Jakarta Timur diduga tidak hanya melakukan pelecehan seksual kepada satu mahasiswinya.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Universitas Negeri Jakarta (UNJ). DA, oknum dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di Pulogadung, Jakarta Timur diduga tidak hanya melakukan pelecehan seksual kepada satu mahasiswinya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - DA, oknum dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di Pulogadung, Jakarta Timur diduga tidak hanya melakukan pelecehan seksual kepada satu mahasiswinya.

Kepala Divisi Media Humas UNJ, Syaifudin mengatakan berdasar laporan yang diterima hingga kini pihaknya sudah menerima 10 laporan dari mahasiswi korban pelecehan DA.

"Sejauh ini laporan ada 10 laporan. Ada yang melapor melalui BEM UNJ dan SPACE (Study and Peace) UNJ," kata Syaifudin saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (17/12/2021).

Berdasar investigasi internal UNJ lewat pemeriksaan DA dan para korban tidak ditemukan perbuatan kekerasan seksual, tapi pelecehan dalam bentuk pesan teks atau sexting.

Atas temuan itu UNJ telah menonaktifkan DA hingga proses investigasi rampung dan sanksi ditentukan oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS).​

Baca juga: UNJ Nonaktifkan Dosen yang Diduga Lecehkan Mahasiswi, Ini Hasil Investigasi Kampus

"Ke depannya segala laporan kekerasan seksual akan ditangani oleh Satgas PPKS UNJ jika sudah terbentuk. Nanti hasil investigasi dan sanksi pasti dipublish, yang publish nanti Satgas PPKS," ujarnya.

Sebelumnya, dugaan kasus pelecehan seksual dilakukan DA kepada seorang mahasiswi UNJ mencuat setelah korban melapor ke BEM, laporan tersebut diteruskan ke tingkat rektorat.

Ilustrasi pelecehan seksual
Ilustrasi pelecehan seksual (Kompas.com)

Dalam unggahan tangkapan layar dugaan percakapan korban dengan DA yang viral, DA menuliskan kalimat seperti "I love u" atau "Mau kah km menikah dg saya.?" lewat pesan.

"Adapun jenis pelecehan seksual yang dilakukan oknum, yaitu jenis perilaku menggoda dalam pesan teks atau sexting," kata Syaifudin saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Rabu (8/12/2021).

Dosen UNJ dinonaktifkan

Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur menonaktifkan dosen pria berinisial DA yang diduga melakukan pelecehan seksual.

Baca juga: Setelah Kasus Dugaan Pelecehan Mahasiswi, UNJ Buat Peraturan Rektor Pencegahan dan Penanganan

Kepala Divisi Media Humas UNJ Syaifudin mengatakan langkah tersebut diambil selama proses investigasi internal yang dilakukan pihak UNJ atas kasus dugaan pelecehan ke mahasiswi.

"Dinonaktifkan secara akademik sampai proses selesai, baik bimbingan skripsi, bimbingan akademik dan mengajar. Bukan dinonaktifikan secara administratif status PNS-nya," kata Syaifudin di Jakarta Timur, Jumat (17/12/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved