Petugas Temukan Bus Pariwisata Dialihkan Jadi AKAP di Terminal Rambutan, Incar Momentum Akhir Tahun
Bus tersebut ilegal karena tidak memiliki izin angkut penumpang di Terminal sebagai bus antar kota antar provinsi (AKAP).
Penulis: Bima Putra | Editor: Elga H Putra
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Petugas gabungan mendapati satu bus ilegal dalam pemeriksaan ramp check atau laik jalan di Terminal Kampung Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur pada Kamis (23/12/2021).
Bus tersebut ilegal karena tidak memiliki izin angkut penumpang di Terminal sebagai bus antar kota antar provinsi (AKAP), dan secara surat izin peruntukannya hanya untuk pariwisata.
"Ini enggak boleh masuk Terminal, enggak sesuai," kata seorang petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta saat proses pemeriksaan ramp check di Terminal Kampung Rambutan, Kamis (23/12/2021).
Lantaran tidak diperbolehkan mengangkut penumpang bus milik satu perusahaan itu diminta keluar dari Terminal Kampung Rambutan dan diberi teguran agar tidak kembali berulah.
Kepala Terminal Kampung Rambutan Yulza Ramadhoni mengatakan dalam pemeriksaan ramp check ini pihaknya dibantu Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), dan TNI-Polri.
Baca juga: Crowd Free Night, Ini Daftar 10 Kawasan di Jakarta yang Ditutup Saat Malam Tahun Baru 2022
"Per harinya itu kita dapat lakukan pemeriksaan ramp check sampai 20 bus. Rata-rata per hari ada lima-tujuh bus yang kita beri teguran karena tidak laik jalan," ujar Yulza.
Dia mencontohkan bus AKAP yang tidak memiliki alat pemadam api ringan (APAR), lampu tidak berfungsi yang termasuk aspek keselamatan dalam operasional mengangkut penumpang.
Temuan ini lalu disampaikan ke pihak Perusahaan Otobus (PO) yang diminta membenahi bus mereka bila ingin dapat beroperasi saat momen libur hari raya Natal dan tahun baru 2022.

Bila setelah diberi teguran PO membenahi armada mereka maka bus kembali diperbolehkan beroperasi, sementara bila tidak maka dilarang beroperasi mengangkut penumpang.
"Selama momen Natal dan tahun baru ini kita setiap harinya melakukan ramp check. Kita juga lakukan pemeriksaan kesehatan kepada awak bus, untuk memastikan mereka sehat ketika bertugas," tuturnya.