Imbas Pandemi Covid-19 Tahun 2021, WNA Pelanggar Visa Kedaluwarsa di Tangerang Melonjak

Pandemi Covid-19 di tahun 2021 berdampak pada jumlah warga negara asing (WNA) yang berada di Tangerang.

Warta Kota/Nur Ichsan
Ilustrasi - Pandemi Covid-19 di tahun 2021 berdampak pada jumlah warga negara asing (WNA) yang berada di Tangerang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pandemi Covid-19 di tahun 2021 berdampak pada jumlah warga negara asing (WNA) yang berada di Tangerang.

Sebab, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang mencatat jumlah WNA yang overstay di Tangerang bertambah di tahun 2021 bila dibandingkan dengan 2020.

Sebagai informasi, di tahun 2021 ada 71 pelanggaran overstay yang mana, angka itu meningkat dibandingkan dengan 2020, yakni 68 kasus.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang, Felucia Ratna Sengky menjelaskan, peningkatan angka tersebut karena terjebak Pandemi Covid-19.

"Memang meningkat dari tahun lalu walaupun tidak signifikan sih, hal ini karena adanya aturan pendemi (Covid-19) di setiap negara yang memiliki perbedaan," kata Sengky di kantornya, Jumat (31/12/2021).

Baca juga: Mau Terbang ke Kanada, WNA Palestina Kedapatan Pakai Paspor Palsu di Bandara Soekarno-Hatta

Menurutnya, ada beberapa negara yang mendominasi pelanggaran overstay di Tangerang pada tahun 2021.

Penyalahgunaan izin tinggal tersebut pun, lanjut Sengky, ada lima jennis pelanggaran.

"Jadi ada beberapa negara yang mendominasi, dari negara Nigeria, Malaysia, dan China, itu yang paling banyak kasus pelanggaran," papar Sengky.

Baca juga: 15 Ribu WNA Masuk Bandara Soekarno-Hatta dalam 3 Pekan Terakhir, Paling Banyak dari China

Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan tindakan administratif Keimigrasian (TAK) kepada 86 pelanggar hukum Keimigrasian dan memberikan pro justisia kepada 1 orang.

"Untuk WNA yang kita deportasi sebanyak 75 orang," tuturnya.

Tak hanya di Tangerang, Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta juga melakukan penolakan masuk kepada warga negara asing (WNA) dari berbagai negara selama tahun 2021.

Baca juga: WNA yang Kabur dari Razia Imigrasi Sempat Diteriaki Maling, Warga Emosi Hampir Dapat Bogem Mentah

Hal tersebut lantaran adanya aturan pembatasan masuknya orang asing dari beberapa negara akibat pandemi Covid-19.

"Total ada 782 WNA yang kita tolak, penyebabnya berbagai macam, sebelum adanya varian delta dan aturan pembatasan masuk dari 11 negara, kebanyakan terkait keabsahan dokumen," jelas Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Verico Sandi.

Adapun, negara yang paling banyak ditolak saat masuk ke Bandara Soekarno-Hatta yakni Pakistan, Nigeria, India, China, Amerika Serikat.

"Pakistan ada 109 orang, Nigeria 87 orang, India 79 orang, China 56 orang, dan Amerika Serikat 50 orang," tutup Verico.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved