Tahun Baru 2022

3 Insiden Kebakaran Saat Malam Tahun Baru 2020 di DKI, Ada yang Gara-gara Bocah Main Petasan

Tiga peristiwa kebakaran terjadi di DKI Jakarta saat Malam Tahun Baru 2022. Ada yang gara-gara bocah main petasan.

Tayang:
Shutterstock
Ilustrasi kebakaran. Tiga peristiwa kebakaran terjadi di DKI Jakarta saat Malam Tahun Baru 2022. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Tiga peristiwa kebakaran terjadi di DKI Jakarta saat Malam Tahun Baru 2022.

Imbasnya, 11 kelapa keluarga (KK) yang terdiri dari 45 jiwa harus kehilangan tempat tinggal mereka.

Dua dari tiga peristiwa ini terjadi gegara bocah main petasan tanpa pengawasan orang tua.

Peristiwa pertama di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat sekira pukul 21.00 WIB.

Petaka bermula saat sekelompok anak bermain petasan jangwe di tengah-tengah pemukiman padat penduduk.

Baca juga: Kebakaran Terjadi Lagi saat Malam Tahun Baru 2022, Kali Ini Rumah di Sunter Jaya Hangus Terbakar

"Anak tersebut tidak bisa mengendalikan arah petasan sehingga menyambar ke salah satu lapak berisi kayu-kayu," ucap anggota Humas Damkar DKI Mulat, Sabtu (1/1/2021).

Api pun kemudian membesar dan menyambar bangunan semi permanen yang berada di sekitarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp780 juta.

Baca juga: Kesaksian Pedagang Nasi saat Kebakaran RSUP Kariadi, Belum Curiga Sampai Dengar Ledakan Kencang

Akibat kejadian ini, sebanyak 6 KK yang terdiri dari 30 jiwa harus kehilangan tempat tinggal mereka akibat dilalap si jago merah.

Tak lama setelah kejadian ini, kebakaran juga melanda pemukiman warga di Jalan Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kebakaran yang dipicu oleh petasan ini terjadi sekira pukul 21.05 WIB.

"Penyebab kebakaran karena seorang warga bermain petasan hingga menyebabkan kebakaran 2 rumah dan kontrakan," ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca juga: Damkar Depok Tangani 108 Kasus Kebakaran Selama Januari-November 2021, Kerugian Capai Rp 1,1 Miliar

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tapi sebanyak 5 KK yang terdiri dari 15 jiwa harus kehilangan tempat tinggal mereka.

"Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp500 juta," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved