Tahun Baru 2022

Efek Libur Natal dan Tahun Baru 2022, Kasus Aktif Covid-19 di DKI Melonjak 2 Kali Lipat

Efek adanya libur Natal dan Tahun Baru 2022 mulai terasa, kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta melonjak hingga dua kali lipat.

Shutterstock via Kompas
Ilustrasi Covid-19. Efek adanya libur Natal dan Tahun Baru 2022 mulai terasa, kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta melonjak hingga dua kali lipat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Efek adanya libur Natal dan Tahun Baru 2022 mulai terasa, kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta melonjak hingga dua kali lipat.

Data yang dihimpun TribunJakarta.com, kasus aktif Covid-19 per 2 Desember 2022 mencapai 544 kasus.

Angka ini melonjak lebih dari 2 kali dibandingkan periode sebelum Natal dan Tahun Baru.

Sebelum memasuki masa libur Natal dan Tahun Baru atau tepatnya 15 Desember 2021, angka kasus aktif Covid-19 pernah berada di titik terendah, yaitu 217 kasus.

Secara perlahan, angka ini meningkat hingga meroket lebih dari 2 kali lipat selama libur Natal dan Tahun Baru.

Baca juga: Sabtu-Minggu Libur Tahun Baru 2022, Pengunjung Taman Margasatwa Ragunan Capai 34.775 Orang

Penambahan kasus harian pun mulai melonjak, tercatat dua hari terakhir di awal 2022 ini penambahan kasus selalu lebih dari 100 kasus.

Pada 1 Januari 2022, ada penambahan 118 kasus Covid-19 di ibu kota.

Kemudian, kasus bertambah lagi 103 pada 2 Januari 2022 kemarin.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia berharap, masyarakat bisa lebih waspada dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

Terlebih, penyebaran varian baru virus corona B.1.1.529 atau Omicron terus meluas.

Baca juga: 200 Personel Satpol PP Awasi Prokes Pengunjung Taman Margsatwa Ragunan di Libur Tahun Baru 2022

"Harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan Covid-19," ucapnya, Senin (3/2/2022).

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini juga meminta warga yang belum divaksin untuk segera mendatangi sentra-sentra vaksinasi.

Untuk mempercepat proses vaksinasi, masyarakat bisa mendaftar secara online lewat aplikasi Jakarta Kini (JAKI) atau situs corona.jakarta.go.id/vaksinasi.

"Dengan mendaftar secara online, warga dapat memilih waktu dan tempat vaksinasi sendiri, sekaligus bisa melakukan pre-screening tes online," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved