Cerita Kriminal

"Iya Kuat" Kata Terakhir Remaja 15 Tahun Korban Pembacokan Salah Sasaran di Cengkareng Sebelum Wafat

Sebelum menghembuskan nafas terakhir, remaja berinisial RC (15) yang terkena bacokan celurit di bagian kepala masih bisa berkomunikasi.

www.grid.id
Ilustrasi mayat - Ilustrasi jenazah 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Sebelum menghembuskan nafas terakhir, remaja berinisial RC (15) yang terkena bacokan celurit di bagian kepala masih bisa berkomunikasi.

Ia sempat bertahan meski keadaannya terluka parah.

Hal itu diceritakan tante korban, Asaroh (47) saat ditemui TribunJakarta.com di kediamannya di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

"Waktu dibawa ke rumah sakit, korban belum meninggal. Masih ngomong juga," ujarnya pada Kamis (6/1/2022).

Asaroh mengatakan teman korban sempat berkata agar RC bertahan.

"Temannya ngomong, 'kuat fi kuat' dijawab 'iya kuat'," tambahnya.

Pihak keluarga remaja berinisial RC (15) berharap agar pelaku bisa segera ditangkap polisi.

Baca juga: Kisah Tragis Remaja di Cengkareng: Niat Main PS Berujung Maut, Benda Tajam Malah Tertancap di Kepala

Sebab, pelaku dengan teganya membacok kepala RC hingga tewas mengenaskan.

"Harapan kami dari pihak keluarga atas peristiwa ini, ingin menuntut si pelakunya. Biar bagaimanapun kita ingin ketangkep pelakunya," ujar Tante RC, Asaroh saat ditemui di rumahnya di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat pada Kamis (6/1/2022).

Kini, jasad RC sudah dimakamkan di TPU Tegal Alur sekitar pukul 09.00 WIB pada Kamis (6/1/2022).

Camat Cengkareng juga sempat mengurus kematian RC. 

Baca juga: Anak Tewas Dibacok di Cengkareng Diduga Salah Sasaran, Keluarga Ingin Pelaku Utama Ditangkap

Sebab, ayah RC merupakan bendahara di Kantor Kecamatan Cengkareng.

"Pak Camat datang membantu. Semalam jam setengah 12 malam langsung datang ke sini," katanya.

Salah sasaran

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved