Antisipasi Virus Corona di DKI
Tracing Massal Ketiga di Krukut, Kasus Positif Covid-19 Bertambah 10 Orang
Pihak Puskesmas dibantu dengan aparat gabungan tiga pilar mengadakan swab massal ketiga di wilayah Krukut. Hasilnya ditemukan 10 warga positif Covid.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Wahyu Septiana
Ilham mengatakan rencananya sekitar 500 orang akan mengikuti swab massal.
"Target hari ini ada 500 orang ya. Diawali dengan apel pagi jam 9 di kantor Lurah Krukut," ungkapnya.
Baca juga: Puluhan Warga Krukut Positif Covid-19, Lurah Sebut Capaian Vaksin di Wilayahnya Sudah 83 Persen
Ilham melanjutkan kegiatan swab massal ini dilakukan di empat titik.
Empat titik itu berada di Puskesmas Kelurahan Krukut, Lapangan Garuda, Lapangan SMK 35 dan Sekretariat RW 002 Krukut.
"Petugas gabungan yang dikerahkan sekitar 50 orang ya. Terdiri dari Puskesmas, Polsek, Koramil dan Pol PP Kecamatan," tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, Sebanyak 4 RT di RW 002 Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat dilakukan karantina wilayah atau micro lockdown.
Pemberlakuan micro lockdown ini berlangsung sejak Kamis (6/1/2022) hingga 14 hari ke depan.
Keempat RT yang terdiri dari RT 008, RT 010, RT 011 dan RT 014 diberlakukan micro lockdown lantaran ditemukan sebanyak 36 orang yang terpapar Covid-19.
Lurah Krukut, Ilham Nurkarin mengatakan keempat RT itu ditetapkan masuk zona merah.
Baca juga: 4 RT di Krukut Di-lockdown usai 36 Warga Covid-19, Wagub Ariza: Biar Tak Ada yang Ketularan
Sebanyak 600 jiwa di empat RT tersebut pun dalam pengawasan pihaknya yang dibantu oleh petugas gabungan tiga pilar (TNI, Polri dan Pemerintah Kota).
"Kita membatasi aktivitas keluar masuk. Orang luar yang bukan warga setempat tidak dibolehkan masuk. Orang dari dalam juga harus menunjukkan hasil swab negatifnya," katanya saat dihubungi TribunJakarta.com pada Minggu (9/1/2022).
Selain melakukan pembatasan di lingkungan zona merah, penjagaan juga diperketat.
Ilham melanjutkan dikerahkan petugas gabungan tiga pilar di sekitar wilayah tersebut.
"Kita lakukan penjagaan dari petugas gabungan secara bergantian untuk melakukan pencegahan," tambahnya. (*)