Breaking News:

4 Warga Depok Tertular Omicron, Wali Kota Idris Minta Warganya Tetap Waspada Tapi Jangan Panik

Idris pun berharap temuan empat warga positif Covid-19 varian Omicron ini tidak membuat warga berpraduga ke arah negatif.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Wali Kota Depok, Mohammad Idris, saat mendonorkan plasma konvalesen di Kantor PMI Kota Depok, Kamis (28/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Kasus Covid-19 varian Omicron telah menyebar di Indonesia, di antaranya menerpa empat warga Kota Depok.

Atas kejadian tersebut, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengimbau warganya agar tetap waspada, namun tidak panik berlebihan.

“Harapan kami pertama tetap waspada, tidak panik. Memang epidemiolog mengatakan penyebaran Omicron lebih dahsyat penyebarannya dari Delta, tapi dari sisi serangan yang memilukan itu tidak seperti varian lain, dia sangat ringan,” ujar Idris dikonfirmasi wartawan, Selasa (11/1/2022).

Idris pun kembali mengimbau warganya yang belum menjalani vaksinasi Covid-19 untuk segera divaksin melalui fasilitas Kesehatan yang telah disediakan.

Baca juga: Hari Ini 414 Orang Terpapar Omicron di DKI, Wagub Ariza: Penyebarannya Lebih Cepat

Baca juga: Terpapar Omicron, Ibu dan Anak di Cipinang Cempedak Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

“Makanya kepada masyarakat yang belum divaksin, segera vaksin dan kita sedang menyusun rekapitulasi warga masyarakat yang siap booster untuk vaksin yang ketiga bagi yang belum mendapatkan booster ini,” jelasnya.

Idris pun berharap temuan empat warga positif Covid-19 varian Omicron ini tidak membuat warga berpraduga ke arah negatif.

“Insya Allah dengan vaksin warga dan masyarakat aman. Harapan kami tetap kita berbaik sangka, tidak ada praduga-praduga yang negatif terhadap informasi dari pemerintah,” imbuhnya.

Baca juga: Mobil Tabrak Lari Pejalan Kaki di Kemanggisan Diamuk Massa, Kabur Tabrak Lagi 10 Motor dan Mobil

Idrsi pun menekan, vaksinasi hingga penerapan kembali Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 di Kota Depok adalah untuk pencegahan penularan Covid-19 yang lebih luas di masyarakat.

“PPKM Level 2 ini karena memang penghitungannya Jabodetabek, bukan hanya Depok saja. Jadi harap tenang, tidak panik. Tetap aktivitas seperti biasa, beraktivitas ekonomi karena kita sedang pemulihan ekonomi tapi prokes tetap dijaga,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved