Breaking News:

Eksepsi Munarman Ditolak Hakim, Penasihat Hukum Sudah Menduga: Banyak yang Tidak Sesuai Prosedur

Tim penasihat hukum Munarman dalam perkara dugaan tindak pidana terorisme menyatakan tidak terkejut atas putusan sela Majelis Hakim PN Jakarta Timur.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Anggota tim penasihat hukum Munarman, Aziz Yanuar saat memberi keterangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (12/1/2022) - Tim penasihat hukum Munarman dalam perkara dugaan tindak pidana terorisme menyatakan tidak terkejut atas putusan sela Majelis Hakim PN Jakarta Timur. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Tim penasihat hukum Munarman dalam perkara dugaan tindak pidana terorisme menyatakan tidak terkejut atas putusan sela Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Anggota tim penasihat hukum Munarman, Aziz Yanuar mengatakan pihaknya sudah menduga bahwa eksepsi atau keberatan atas dakwaan Jaksa Penunut Umum (JPU) mereka bakal ditolak Majelis Hakim.

"Sebenarnya kita sudah menduga sih, banyak yang kita anggap tidak di jalankan sesuai prosedur lah, kita menduga seperti itu," kata Aziz di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (12/1/2022).

Namun tim penasihat hukum menyatakan mereka siap mengikuti jalannya sidang hingga vonis nanti, termasuk berhadapan dengan JPU di tahap pembuktian lewat pemeriksaan saksi dan terdakwa.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur sendiri menjadwalkan sidang lanjutan beragenda pemeriksaan saksi dari JPU digelar pada Senin (17/1/2022) dan Rabu (19/1/2022).

Baca juga: Hakim Tolak Eksepsi Munarman, Perkara Berlanjut ke Pemeriksaan Saksi

Merujuk salinan berkas dari JPU Aziz menuturkan mayoritas saksi yang dihadirkan JPU bersatus tahanan, tapi dia tidak merinci para saksi tersebut berstatus tahanan kasus apa.

"Saksinya hampir semua sih kebanyakan di tahan di Polda, atau di Cikeas, sisanya ada di Makassar. Insya Allah sidangnya (pemeriksaan saksi) juga offline pasti dihadirkan langsung," ujarnya.

Tampak ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Timur saat sidang perkara dugaan tindak pidana terorisme dengan terdakwa Munarman, Rabu (12/1/2022).
Tampak ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Timur saat sidang perkara dugaan tindak pidana terorisme dengan terdakwa Munarman, Rabu (12/1/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Sementara perihal identitas saksi, dia tidak dapat menjelaskan karena dalam UU diatur kerahasiaan identitas saksi, dan penegak hukum dalam perkara tindak pidana terorisme.

Lantaran pemeriksaan saksi diawali lebih dulu dari pihak JPU, untuk sekarang Aziz menyebut hukum Munarman belum bisa membeberkan para saksi yang mereka hadirkan nanti.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved