BOR Pasien Covid-19 Capai 19 Persen dan ICU 5 Persen, Wagub DKI: Dampak Positif Vaksin Mulai Terasa

“Ini menandakan dampak positif dari vaksin, Covid tidak menimbulkan dampak penyakit atau dampak penderita yang berbahaya,” kata Ariza.

Istimewa
Bed Occupancy Rate (BOR) pasien Covid-19 di Kota Tangerang berkurang selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Rabu (21/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut manfaat vaksinasi Covid-19 mulai terasa pada awal 2022 ini.

Hal itu dibuktikan, meski terjadi lonjakan kasus Covid-19, namun tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di 140 rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Jakarta hanya 19 persen dan BOR di ICU hanya 5 persen.

“Ada peningkatan BOR, dari 3.579 tempat tidur yang kami sediakan, kini terpakai 677 atau 19 persen. Ada peningkatan dari hari ke hari,” ujarnya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (16/1/2022).

Baca juga: Waspada! Kasus Omicron di Jakarta Terus Meluas, Kini Total Kasus Covid-19 Mencapai 3.769

Baca juga: Kasus Covid-19 di Depok Meningkat Lagi, Camat hingga Ustaz Diminta Kembali Turun Tangan

Ariza menjelaskan, dari 591 ruang ICU yang disediakan di 140 rumah sakit rujukan pasien Covid-19, saat ini baru terisi 32 ruang.

“ICU sedikit peningkatannya dari beberapa hari lalu, naik ke lima persen, kenaikkan hanya 1 persen,” ujarnya.

Wagub asal Partai Gerindra itu menyebut, hal ini terjadi karena mayoritas warga Jakarta sudah mendapat vaksinasi Covid-19.

Baca juga: 16 Siswa dan 3 Guru Terpapar Covid-19, 15 Sekolah di Jakarta Ditutup Sementara, Berikut Daftarnya

Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, capaian vaksinasi Covid-19 di ibu kota sudah mencapai angka 12 juta.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 9,3 juta orang bahkan sudah mendapat suntikan dosis kedua vaksinasi Covid-19.

“Ini menandakan dampak positif dari vaksin, Covid tidak menimbulkan dampak penyakit atau dampak penderita yang berbahaya,” kata Ariza.

“Jadi tidak sampai di ICU, hanya cukup diisolasi saja,” tambahnya menjelaskan.

Baca juga: Terobos Lampu Merah, Motor vs Mercy Adu Banteng di Pondok Indah Telan Korban Jiwa

Baca juga: Setelah Ancol, Ajang Street Race Bakal Digelar di Serpong hingga Bekasi dan Cikarang

Kasus Covid-19 di DKI Jakarta terus meroket usai libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Penambahan kasus harian pun mencapai 720 kasus pada Sabtu (15/1/2022) kemarin.

Angka kasus aktif Covid-19 naik signifikan menjadi 3.769 kasus dari kisaran 217 kasus pada pertengahan Desember 2021.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved