Sisi Lain Metropolitan

Sarif 30 Tahun Jualan Es Selendang Mayang, Langganan Anies Baswedan Sampai Jusuf Kalla

Meski bukan asli kelahiran tanah Betawi, namun Sarif rupanya punya kecintaan tersendiri terhadap tradisi masyarakat Betawi.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Pebby Adhe Liana / Tribun Jakarta
Sarif, pedagang Es Selendang Mayang di Pasar Seni Ancol. 

"Karena kebetulan dari komunitas saya juga diajak, dari Bamus Betawi saya diajak. Jadi jajanan Betawi agar jangan sampai punah, harus dilestarikan," imbuhnya.

Baca juga: Tinggal di Pulau Terluar, Prestasi Mendunia Anak Babinsa Ini Bikin KSAD Kagum: Dijamin Lolos Akmil

Raih Omzet Hingga 1 Juta Perhari

Saat ini, Sarif menjajakan dagangannya di Pasar Seni Ancol.

Pada acara-acara tertentu ia mampu menghabiskan 4 tampah kue selendang mayang hingga sore hari.

Dimana kata dia, setiap 1 tampah kue selendang mayang bisa dibuat sekitar 50 gelas Es Selendang Mayang.

"Jadi kalau ditotal, 4 tampah itu 200 gelas bisa," kata dia.

Dalam acara-acara tertentu, biasanya Sarif menjual es buatannya seharga Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribuan pergelas.

Baca juga: Denny Caknan Naik STJ Cullen, Armada Premium Bersasis Scania yang Jadi Artisnya Busmania

Kalau ditotal, menurut Sarif ia bisa mendapat omzet minimal hingga Rp 1 juta seharinya.

Namun, ia bercerita bahwa omzet tersebut tidak didapatnya setiap hari.

Meski dagangannya laku terjual, namun ia memberlakukan harga yang berbeda ketika berdagang di hari-hari biasa.

Seperti berkeliling pasar, atau di jalan-jalan.

Baca juga: Datangi Rumah Faisal, Doddy Sudrajat Tak Bisa Begitu Saja Bawa Gala Sky: Ini Syarat dari sang Besan

"Kalau Sabtu-Minggu, di sini (Pasar Seni lumayan ramai. Tapi hari biasa kan sepi. Kalau hari biasa, saya keliling. Jual di pasar-pasar, atau di jalan,"

"Harganya beda dong. Segelas Rp 5 ribu, kadang anak-anak beli Rp 3 ribu saya layani. Jadi beda keuntungannya. Kalau keliling jualan biasa, itu kalau lagi ramai ya alhamdulillah bisa Rp 800 ribuan," sambungnya. 

Es Selendang Mayang merupakan minuman tradisional khas Betawi yang terdiri dari olahan gula merah, santan, serta potongan kue bertekstur kenyal yang disebut kue Selendang Mayang.

Biasanya, es ini cocok di sajikan saat cuaca sedang panas atau ketika haus.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved