Miris Ambulans Tak Dibukakan Jalan hingga Sebabkan Bayi Meninggal, Irjen Nana Sujana Buka Suara

Seorang jenderal polisi bintang dua marah lantaran adanya tudingan bahwa meninggalnya bayi di dalam ambulans disebut gegara aturan yang dibuatnya.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Tangkapan layar di Instagram
VIRAL Video dengan narasi yang menjelaskan jika pasien meninggal dalam perjalanan karena ambulans tak dibukakan jalan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang jenderal polisi bintang dua marah lantaran adanya tudingan bahwa meninggalnya bayi di dalam ambulans disebut gegara aturan yang dibuatnya.

Tudingan itu berawal dari viralnya sebuah video di media sosial yang direkam oleh pria yang mengaku dirinya sebagai sopir ambulans.

Video itu diambil di Makassar, Sulawesi Selatan dan viral.

Dalam unggahannnya yang viral ia menyebut gagal menyelamatkan nyawa bayi yang dibawanya karena adanya aturan dari Kapolda Sulsel.

Adapun sang jenderal bintang dua yang marah terkait hal ini ialah Irjen Pol Nana Sujana yang kini menjabat Kapolda Sulsel.

Baca juga: Tinggal di Pulau Terluar, Prestasi Mendunia Anak Babinsa Ini Bikin KSAD Kagum: Dijamin Lolos Akmil

Nana tak terima dengan berita viral di Makassar yang seolah menyalahkan dirinya soal kematian bayi di ambulans yang terjebak macet.

Adapun tulisan caption dari video viral perihal kematian bayi di ambulans itu yakni; "Karena peraturan dari Kapolda Sulsel meniadakan tim escorting/pengawal ambulans di Makassar, akhirnya pasien yang dirujuk ke RS daya, meninggal dalam perjalanan karena macet tanpa adanya pengawalan dari tim escorting.

Saya selaku driver ambulans tidak setuju akan adanya larangan tim escorting/pengawal di kota Makassar," tulis sopir ambulans dalam caption video yang viral.

Dalam Video lainnya, pasien gawat darurat meninggal di jalan saat hendak menuju rumah sakit, Minggu (16/1/2022) malam.

Relawan Ditahan Polisi Saat Kawal Ambulans, Berujung Pasien Meninggal
Relawan Ditahan Polisi Saat Kawal Ambulans, Berujung Pasien Meninggal (Tangkapan layar Instagram @daeng_becak)

Pembuat video itu diduga driver ambulans yang memuat pasien tersebut.

Ia menyebut, bahwa pasien yang dimuat meninggal dunia saat berada di Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Dalam perjalanan dari Jl Talasapang menuju RSUD Daya, Kota Makassar.

"Kami tidak dibukakan jalan (terjebak macet) karena tidak ada tim Escort (Escorting Ambulans) pasien saya meninggal di atas mobil (ambulans)," ucapnya dalam rekaman video berdurasi 21 detik itu.

Dalam rekaman video itu, juga terdengar isak tangis keluarga yang dikabarkan meninggal dunia.

"Pengantaran dari Talasapang menuju RS Daya, meninggal di (jalan) Urip karena tidak ada yang bukakan jalan," ucapnya lagi mengarahkan kamera ke pasien yang ditangisi keluarganya.

Baca juga: Pemerintah Putuskan Nusantara jadi Nama Ibu Kota Baru di Kaltim, Berikut Alasan dan Asal-usulnya

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved