Sumur Resapan Disebut Tak Berguna, Ketua DPRD: Makin Enggak Karuan, Hujan Sedikit Banjir Dimana-mana

Hal ini pun sangat disayangkan Prasetyo, terlebih program naturalisasi yang digadang-gadang Anies tak berjalan dengan baik.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Acos Abdul Qodir
Istimewa
Sumur resapan di Jalan DI Panjaitan yang berfungsi menampung debit air saat hujan, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (3/12/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyebut, banjir yang terjadi di ibu kota saat ini makin parah.

Sebab, genangan kerap muncul saat hujan melanda saat curah hujan tidak tinggi.

  

  

"Sekarang hujan dikit semua tergenang, udah enggak karu-karuan sekarang," ucapnya saat ditemui di gedung DPRD DKI, Rabu (19/1/2022).

Politisi senior PDIP ini pun menyentil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dianggap gagal menyelesaikan masalah banjir.

  

Baca juga: 64 RT di Jakarta Terendam Banjir, Kelurahan Tegal Alur Paling Parah

Baca juga: Anies Baswedan Dinilai Sibuk Pamer JIS, PDIP Beri Kritik Pedas Soal Penanganan Banjir dan Omicron

  

Padahal, anggaran triliun rupiah setiap tahunnya digelontorkan Anies untuk menjalankan program penanganan banjir di ibu kota.

"Fokus dong sama kerjaan, sayang anggaran besar kalau hasilnya tetap banjir," ujar Ketua Dewan asal PDIP itu.

Ia pun menyoroti program sumur resapan yang selama ini dijalankan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Baca juga: Pamer Kemegahan JIS saat Jakarta Kebanjiran, PSI: Anies Buang Muka dari Realita Warga

Baca juga: Wagub DKI Masih Banggakan Sumur Resapan Meski Dinilai Tidak Efektif hingga Anggaran Dicoret DPRD

Tampak gerbang Tol Cempaka Putih yang ditutup karena terdampak banjir Jalan Jenderal Ahmad Yani, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (18/1/2022)
Tampak gerbang Tol Cempaka Putih yang ditutup karena terdampak banjir Jalan Jenderal Ahmad Yani, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (18/1/2022) (ISTIMEWA)

Program sumur resapan itu pun dinilainya gagal dalam mengatasi banjir yang selama ini menjadi momok bagi warga ibu kota.

"Sumur resapan ini tidak ada gunanya buat masyarakat Jakarta," kata Prasetyo.

Hal ini pun sangat disayangkan Prasetyo, terlebih program naturalisasi yang digadang-gadang Anies tak berjalan dengan baik.

Baca juga: Tak Hanya Taman Hutan Kota, Gubernur Ridwan Kamil Berencana Desain Ulang Lokasi Wisata di Bekasi

  

  

Program normalisasi yang jadi unggulan gubernur sebelum Anies untuk mengatasi banjir pun justru mangkrak.

  

  

"Beresin dulu yang namanya normalisasi atau naturalisasi. Bukan menambah permasalahan, apa yang dibuat gubernur hari ini, perencanaan sumur resapan ini tidak ada gunanya," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved