Kondisi Terbaru TMII

Eks Karyawan TMII Akui Yayasan Harapan Kita Sudah Ada Revitalisasi: Anjungan Enggak Berani

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pernah direvitalisasi saat masih dikelola Yayasan Harapan Kita.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH
Suasana sejumlah tempat yang direvitalisasi di TMII, Jakarta Timur, Jumat (21/1/2022) 

Hal tersebut mengacu pada aktivitas konstruksi dalam penataan.

Suasana sejumlah tempat yang direvitalisasi di TMII, Jakarta Timur, Jumat (21/1/2022)
Suasana sejumlah tempat yang direvitalisasi di TMII, Jakarta Timur, Jumat (21/1/2022) (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH)

"Jadi ada tahapan nanti, ini masih dikaji. Karena di bulan satu, bulan dua, aktivitas konstruksinya belum tinggi sekali."

"Ya mungkin nanti dimulai bulan ketiga, keempat, kelima, keenam, ketika aktivitasnya sudah sangat crowded itu memang harus kita tutup," jelasnya.

Edy menjelaskan, tahap pertama masih sebatas penataan kawasan guna mengembalikkan lay out TMII sebagaimana mestinya.

Prinsipnya, TMII harus menjadi showcase of beauty Indonesia. Tempat orang melihat keindahan budaya bangsa Indonesia.

"Sekarang banyak fungsi komersial lain yang masih tumpang tindih, itu kita tata ulang. Jadi orang datang ke situ, betul-betul bisa merasakan suasana budaya Indonesia," tutur Edy.

Pihaknya berharap nanti ada satu kegiatan side event G20 di TMII. Seperti halnya di Borobudur serta Prambanan.

Sebagai informasi, tema yang diusung dalam upaya mempercantik TMII adalah Indonesia Opera.

Baca juga: Begini Kondisi Terkini TMII, Pengunjung Bersuara Dukung Revitalisasi: Harga Tiket Harus Sepadan

Visi rancangan induk penataan dan pengembangan TMII dibuat sejalan dengan misi dan semangat TMII.

Diharapkan pengunjung yang datang tidak hanya bisa melihat keragaman budaya Indonesia, tapi juga merasakannya.

"Kami telah mengidentifikasi banyak hal tentang apa saja yang harus dilakukan," kata Direktur Proyek Urban+ Rahman Wijaya kepada Kompas.com, Rabu.

Beberapa hal di antaranya berhubungan dengan pengembangan teknologi dan wahana tertentu yang tidak relevan dengan misi dan semangat TMII.

Menurut Rahman, salah satu wahana yang tidak relevan dengan semangat TMII adalah SnowBay.

"SnowBay itu mau dibereskan. Kita bisa pakai untuk sesuatu yang lebih sejalan dengan jiwa dan semangat Taman Mini," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved