Kecelakaan

Seperti di Balikpapan, Jalanan Menurun Flyover Kranji di Bekasi Langganan Kecelakaan 

Di Flyover Kranji tersebut menjadi titik rawan kecelakaan lantaran terdapat tikungan tepat di bagian jalan yang menurun.

TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Proses Evakuasi Truk Kontainer terguling di Flyover Kranji Bekasi, Kamis, (31/10/2019). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kondisi jalan menurun dan langsung bertemu persimpangan jadi salah satu pemicu seringnya kecelakaan di simpang Muara Rapak Balikpapan, Kalimantan Timur, termasuk tabrakan truk tronton yang menewaskan lima orang, Jumat kemarin.

Kondisi jalan tersebut juga ada di sejumlah daerah di Indonesa, seperti di Kota Bekasi, Jawa Barat. 

  

 
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi Teguh Indrianto mengatakan, titik rawan kecelakaan tersebut berada di jalan menurun Flyover Kranji Bekasi Barat, Jalan Sultan Agung arah Bekasi- Jakarta.

Di Flyover Kranji tersebut menjadi titik rawan kecelakaan lantaran terdapat tikungan tepat di bagian jalan yang menurun. 

Baca juga: Tabrakan Maut Truk di Simpang Rapak Balikpapan, Mobil Motor Beterbangan dan Korban Bergelimpangan

Baca juga: Simpang Muara Rapak Lokasi Kecelakaan Maut di Balikpapan, Diakui Warga Sudah Sering Makan Korban

"Paling utama biasanya ada di turunan-turunan flyover, seperti yang di turunan Kranji yang paling sering (kecelakaan), karena memang jalannya sudah menurun terus agak menikung," kata Teguh kepada TribunJakarta,com, Sabtu (22/1/2022). 

Meski begitu, Teguh menjelaskan kecelakaan lalu lintas kerap dipicu oleh tiga faktor, yakni human error (kesalahan manusia), kendaraan tidak laik serta infrastruktur jalan. 

"Ini menjadi tiga komponen yang tidak dipisahkan sebenarnya. Harapanya buat teman-teman driver, itu agar kalau misalnya merasa ada sinyal-sinyal mengantuk atau kecapekan, mendingan menepi dulu, istirahat sejenak, enggak usah dipaksakan," tandasnya. 

Baca juga: Mengerikan! Penumpang Ojol Wanita Jatuh dan Tewas Terlindas Truk Tangki BBM di Jalan Panjang

Baca juga: Remaja di Tapos Depok Ditusuk Orang Tak dikenal saat Mau Beli Rokok

Ia pun mengimbau kepada pemilik kendaraan perusahaan ekspedisi untuk disiplin melakukan pengecekaan kelaikan jalan armadanya secara berkala. 

Sementara dari sisi pemerintah, lanjut Teguh, selama ini terus berupaya melakukan pemeliharaan infrastruktur jalan secara berkala, seperti perbaikan jalan berlubang. 

"Jadi pesannya enggak hanya untuk pengendara saja, semua komponen bisa saling untuk menciptakan lalu lintas yang lebih tertib lancar dan selamat," tegasnya. 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved