Ucapan Fatmawati Korban Simpang Rapak Jadi Kenyataan, Kakak Terisak: Dia Bilang Begitu

Sampai meninggalnya diseruduk truk tronton yang remnya blong, tangan Fatmawati masih menggenggam erat plastik berisi kue jualannya.

Editor: Y Gustaman
Tribunkaltim
Akibat rem blong, truk tronton yang disopiri M Ali (48) melaju di Jalan Soekarno-Hatta yang menurun lalu menyapu belasan mobil dan motor yang sedang berhenti karena lampu lalu lintas berwarna merah di Simpang Muara Rapak, Balikpapan, Jumat (21/1/2022). 

TRIBUNJAKARTA.COM, BALIKPAPAN - Sampai meninggalnya diseruduk truk tronton yang remnya blong, tangan Fatmawati masih menggenggam erat plastik berisi kue jualannya.

Muhammad Baihaqi atau Abi selamat meski sempat terseret. Pagi itu sudah kebiasaannya mengantar ibunya, Fatmawati, menitipkan kue jualannya ke Pasar Pandansari.

Fatmawati masuk daftar empat orang tewas dalam kecelakaan di Simpang Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/1/2022) pagi waktu setempat.

Simpang Rapak jadi lokasi langganan kecelakaan yang merenggut banyak nyawa dan pemicunya hampir disumbang oleh kendaraan bertonase besar yang hilang kendali.

Truk tronton yang M Ali (48) kemudikan pagi itu memakan 32 korban luka dan 4 korban meninggal. Inilah kecelakaan ke-13 kalinya di Simpang Rapak kurun 2009-2022.

Baca juga: Tabrakan Maut Truk di Simpang Rapak Balikpapan, Mobil Motor Beterbangan dan Korban Bergelimpangan

Kendaraan bertonase 20 feet bermuatan kapur itu hilang kendali di jalan menurun sampai akhirnya menabrak belasan mobil dan motor yang berhenti karena lampu lalu lintas merah.

Detik-detik truk tronton berkelir merah menabrak belasan kendaraan hingga merubuhkan tiang penerangan jalan umum terekam CCTV dan viral. 

Semua korban meninggal dikembalikan ke daerahnya masing-masing, seperti Cilacap, Cilegon, Pekanbaru. Kecuali Fatmawati yang memang warga Jalan Sulawesi, Balikpapan.

Penampakan angkot ringsek akibat kecelakaan maut di Simpang Rapak Balikpapan pada Jumat (21/01/2022) pagi. Tercatat ada belasan mobil dan motor yang dihantam truk tronton yang remnya blong. Total ada puluhan korban luka dan empat meninggal dunia.
Penampakan angkot ringsek akibat kecelakaan maut di Simpang Rapak Balikpapan pada Jumat (21/01/2022) pagi. Tercatat ada belasan mobil dan motor yang dihantam truk tronton yang remnya blong. Total ada puluhan korban luka dan empat meninggal dunia. (Tribun Kaltim/Dwi Ardianto)

M Ali yang sudah ditetapkan sebagai tersangka karena lalai dalam berkendara, membuat pengakuan mengejutkan kepada pihak kepolisian.

Sedianya M Ali berangkat pukul 04.00 WITA, karena Kamis malam harus mengecek kelayakan mobil. Hasilnya ia meyakini mobil bisa dioperasikan. 

Ia tahu larangan melintas bagi truk tronton di jalan protokol pada jam-jam tertentu. Tapi M Ali tetap melajukan truknya pukul 05.00 WITA atau terlambat sejam. 

"Ternyata pas turunan (Simpang Rapak, red) kaget, rem tidak berfungsi. Sehingga oper gigi. Ternyata tak berpengaruh," jelas Dirlantas Polda Kaltim Kombes Sonny Irawan.

Terisak Ingat Ucapan Fatmawati

Ratnawati bukan main syok mengetahui adik kandungnya, Fatmawati, ikut menjadi korban. Sehari sebelum kecelakaan maut, Fatmawati masih bersamanya.

Baca juga: Simpang Muara Rapak Lokasi Kecelakaan Maut di Balikpapan, Diakui Warga Sudah Sering Makan Korban

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved