Cerita Kriminal

Suami di Tangerang Bacok Istri karena Lelet Sewaktu Pasang Gas, Langsung Ditahan Polisi

Tersangka akan diancam dengan Pasal 44 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dan/atau Pasal 351 KUHP

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Acos aka Abdul Qodir
net
Ilustrasi suami aniaya istri 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polresta Tangerang menetapkan tersangka dan menahan HF lantaran tega membacok istrinya sendiri sampai sekarat karena perkara pasang tabung gas.

Kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Saat ini, tersangka yang merupakan suami korban sudah ditahan di Mapolresta Tangerang.

"Benar ya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini sudah kami tahan," jelas Kapolresta Tangerang Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Sabtu (29/1/2022).

Baca juga: Diminta Pasang Gas, Suami Hilang Akal hingga Bikin Istri Hampir Meregang Nyawa: Berawal dari Cekcok

Usut punya usut, alasan tersangka membacok istrinya sendiri karena kesal istrinya lambat mengambil karet penutup tabung gas yang diminta.

"Kesal karena istrinya lambat ambil karet tutup gas," sambung Zain.

Kendati demikian, polisi belum bisa memastikan apakah sebelumnya tersangka sering melakukan penganiayaan terhadap istrinya.

Baca juga: Selamatkan Nyawa Seorang Wanita, Sopir Transjakarta Dihantui Rasa Takut

Tersangka akan diancam dengan Pasal 44 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dan/atau Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan.

"Disangkakan pasal terkait KDRT dan penganiayaan, masih kita dalami apakah sebelumnya sering menganiaya istrinya," ujar Zain lagi.

Adalah HF yang gelap mata melakukan hal tersebut kepada istrinya sendiri, MRA, menggunakan golok di Villa Sodong, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Untungnya, nyawa MRA masih tertolong walau sempat sekarat.

"Korban (MRA) selamat, sekarang pelaku sudah diringkus dan mengakui perbuatannya," jelas Zain saat dikonfirmasi, Selasa (25/1/2022).

Baca juga: Eks Guru Honorer Bakar Sekolah Karena 2 Tahun Tak Digaji Saat Mengajar 24 Tahun Lalu, Hidupnya Miris

Saat kejadian, lanjutnya, HF melayangkan sebilah golok ke bahu MRA.

Alhasil, korban langsung terjatuh bersimbah darahnya sendiri dan nyaris tewas.

"Polisi juga mengamankan barang bukti senjata tajam yang dipakai untuk melukai korban," sambung Zain.

Kini, pihaknya sudah membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja untuk melakukan visum.

 


Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved