Terima Komplain dari WNA, Jokowi Perintah Kapolri Usut Tuntas Permainan Karantina

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat aduan dari para Warga Negara Asing (WNA) mengenai pelaksanaan karantina

Tangkap layar YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo sampaikan Perkembangan Terkini PPKM di Istana Merdeka, 25 Juli 2021 uploader: tiara 

TRIBUNJAKARTA.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat aduan dari para Warga Negara Asing (WNA) mengenai pelaksanaan karantina pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

Dikutip dari Kompas.com, Jokowi meminta Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit untuk mengusut tuntas praktik ini.

"Saya masih mendengar dan ini saya minta Kapolri untuk mengusut tuntas permainan yang ada di karantina. Sudah, karena saya sudah mendengar dari beberapa orang asing komplain ke saya mengenai ini," jelas Jokowi, Selasa (1/2/2022).

Kemudian terkait adanya aduan dari WNA tersebut, diperkuat dengan unggahan di akun Instagram milik Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno pada Sabtu (29/1/2022).

WNA asal Ukraina tersebut mengeluh soal karantina di salah satu hotel di Jakarta.

Baca juga: Imbas Kabur Karantina, Rachel Vennya Curhat Beratnya Dapat Sanksi Sosial Sampai Ditoyor di Kerumunan

"Di hari terakhr karantina, di salah satu hotel di Jakarta, mereka mendapat kabar bahwa tes PCR yang mereka ambil sebelum meninggalkan hotel menunjukkan hasil 'positif," tulis Sandiaga.

Hal ini pun memohon pertolongan agar dilakukan tes PCR kembali.

Namun petugas hotel diduga tak mengizinkan wisatawan itu untuk melakukan tes PCR dari pihak lain selain yang telah disediakan.

Setelah itu, wisatawan tersebut justru diberikan tawaran perpanjangan karantina dengan biaya besar saat meminta tes PCR ulang.

Wisatawan ini pun merasa ditipu.

"Mereka memohon pertolongan agar bisa melakukan tes PCR ulang karena percaya bahwa hasilnya salah dan tentunya akan memakan biaya lebih besar lagi," jelas Sandiaga.

Terkait Aduan Permainan Karantina Diterima Presiden, Pengamat: Potret Buruk Tata Kelola Karantina

Mengenai aduan WNA terkait permainan karantina bisa sampai ke Presiden Jokowi, pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah mengatakan bahwa hal semacam ini menjadi potret buruk dalam tata kelola karantina di Indonesia.

"Ini sangat masif karena semua elemen, semua unsur sudah ada tetapi kok bisa sampai ke telinga Presiden."

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved