Dari Bekasi, Menkes Budi Gunadi Serukan Perang Melawan Covid-19
Budi mengatakan, situasi pandemi Covid-19 tak ubahnya perang fisik, di mana sudah ada korban jiwa berjatuhan.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Acos Abdul Qodir
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin serukan perang melawan pandemi Covid-19.
Seruan ini disampaikan Budi Gunadi Sadikin saat mengunjungi gerai vaksinasi Covid-19 di Stadion Patriot Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (8/1/2022).
Budi mengatakan, situasi pandemi Covid-19 tak ubahnya perang fisik, di mana sudah ada korban jiwa berjatuhan.
Tetapi meski begitu, Indonesia merupakan negara yang kuat dan sudah berpengalaman dalam menghadapi perang.
Baca juga: Update Covid-19 di Jakarta: Kasus Baru Tambah 10.817, Total Tembus 1 Juta Orang Terpapar
"Kita masih berperang, tetapi saya percaya Indonesia sudah berapa kali perang selalu menang. Yang penting kita mau kompak bekerjasama, kita memanfaatkan konsep pertahanan semesta," kata Budi di Bekasi.
Menurut Budi, perang melawan Covid-19 sangat perlu peran serta masyarakat tak terkecuali. Baik lansia, anak muda, serta elemen masyarakat lain.
"Di mana rakyat yang paling berperan menentukan apakah kita menang atau tidak," jelas dia.
Baca juga: Menkes Budi Gunadi: Kasus Omicron di Bekasi Hampir Lampaui Puncak Gelombang Kedua
Baca juga: Heboh Pasutri Tamasya di Yogyakarta-Malang saat Positif Covid, Ciut Minta Maaf saat Diburu Polisi
Indonesia bisa menang melawan pandemi Covid-19 asal rakyat selalu mendukung, baik itu menjaga protokol kesehatan (prokes) serta percepatan vaksinasi.
"Jadi, teman-teman tolong sampaikan apakah kita bisa mengatasi perang menghadapi pandemi ini? Bisa. Tetapi bukan di kita kekuatannya, kekuatannya ada di rakyat semua, ada di masyarakat semua, ada di teman-teman semua," ucapnya.
"Senjatanya apa? Bukan pistol, bukan bom, bukan, senjatanya adalah pakai masker dan cepat divaksin, semoga pandemi ini cepat berlalu," tambahnya.
Baca juga: Meski Tak Jadi Ibu Kota Lagi, Wagub Ariza Yakin Investasi di Jakarta Gak Akan Ada Habisnya
Dalam kesempatan yang sama, Budi memprediksi sebaran kasus akan terus meningkat di tengah ancaman varian Omicron.
Bahkan saat ini, jumlah kasus varian Omicron saat ini sudah melampaui puncak gelombang kedua varian delta yang terjadi Juli 2021 lalu.
"Saya minta tolong teman-teman sampaikan ke masyarakat enggak usah panik, karena kasus akan naik tinggi dan akan kemungkinan besar lebih tinggi dari Delta," terang dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/budi-sadikin-di-depok.jpg)