Bak Film Laga, Serma Junaedi Lolos dari 3 Tembakan Berhasil Lumpuhkan Begal Modal Tangan Kosong

Bak adegan dalam film laga, seorang prajurit TNI AD berhasil lolos dari tiga tembakan yang diarahkan begal.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
via Tribun Jabar
Bak adegan dalam film laga, seorang prajurit TNI AD, Serma Junaedi berhasil lolos dari tiga tembakan yang diarahkan begal lalu kemudian melumpuhkannya. 

TRIBUNJAKARTA.COM, MAJALENGKA - Bak adegan dalam film laga, seorang prajurit TNI AD berhasil lolos dari tiga tembakan yang diarahkan begal.

Meski menggunakan tangan kosong, prajurit bernama Serma Junaedi sama sekali tak gentar dan dia berhasil melumpuhkan sang penjahat.

Peristiwa heroik Serma Junaedi itu terjadi di Kelurahan Simpeureum, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Kamis (10/2/2022) di waktu Subuh.

Adapun Serma Junaedi bertugas di Kodim 0617/Majalengka, Kodam III/Siliwangi.

Tak lama setelahnya, aksi Serma Junaedi melawan begal kemudian ramai diperbincangkan.

Baca juga: Mahasiswi Tunangan Tentara AS Trauma Lahir Batin, Todongan Pistol Residivis Buat Hilang Masa Depan

Melansir dari Tribun Jabar, pria berusia 48 tahun itu mengaku menyangka bahwa aksinya menggagalkan begal menjadi viral saat ini.

Padahal, ia hanya menjalankan profesinya sebagai TNI atau pun masyarakat yang mana saat itu di depan matanya ada aksi kejahatan.

"Enggak nyangka banget sampai viral begini. Niatnya membantu korban pencurian," ujar Junaedi.

Serma Junaedi, prajurit TNI Kodim 0617 Majalengka, yang berhasil menggagalkan aksi pencurian dengan kekerasan di Kabupaten Majalengka beberapa hari lalu.
Serma Junaedi, prajurit TNI Kodim 0617 Majalengka, yang berhasil menggagalkan aksi pencurian dengan kekerasan di Kabupaten Majalengka beberapa hari lalu. ((Tribun Jabar))

Serma Junaedi kemudian menceritakan apa yang dilakukannya pada Kamis subuh pekan lalu itu.

Saat itu dirinya yang sedang menuju masjid melihat ada ABG perempuan yang sedang berupaya mempertahankan motornya dari kawanan jambret.

"Jadi saya tuh lagi mau ke masjid, waktu subuh.

Terus saya melihat ada perempuan usia 16 tahunan lah sedang berebut motor di pinggir jalan Kelurahan Simpeureum," ujarnya.

Saat itu, Serma Junaedi langsung berusaha melawan pelaku.

Rupanya pelaku melengkapi dirinya dengan mengggunakan senjata air softgun.

Baca juga: Panglima TNI Panggil Jenderal Bintang Satu Bahas Oknum TNI Kasus Nagreg, Permintaannya Tak Main-main

"Lalu, ketika saya datang, tiba-tiba pelaku mengeluarkan pistol.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved