Gasak Ponsel Sampai Bikin Jari Korban Putus, Ternyata Begal di Kampung Bahari Masih Bocah
Satu dari empat begal sadis di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara ditangkap aparat Polsek Tanjung Priok. Ternyata pelaku masih bocah.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Tak lama, segerombolan pemuda lain tiba-tiba muncul, ada yang bahkan membawa celurit.
"Pelaku sekitar empat orang membawa senjata tajam kemudian mengejar korban," kata Ricky.
"Saat itu korban terjatuh dan dibacok menggunakan celurit oleh pelaku," sambung Kapolsek.
Atas peristiwa ini, dua jari tangan korban putus dibacok para pelaku.
Ponsel dagangan dan milik korban sendiri juga raib dibawa kabur pelaku.
"Korban mengalami luka bacok di punggung dan jari telunjuk serta jari tengahnya putus. Kerugiannya dua unit ponsel," tutup Ricky.
Polisi sudah menerima laporan korban dan saat ini sedang berupaya mengejar para pelaku.
Peristiwa Lain
Godaan Pesona Wanita

Sebanyak lima anak muda kawanan begal memerangkap korbannya lewat media sosial Facebook dengan mengajak bertemu.
Dari lima pelaku begal yang merupakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok itu, dua di antaranya merupakan wanita yakni tersangka MY dan BP.
MY dan BP berperan atau dijadikan sebagai umpan oleh kawanan begal ini untuk mengincar korbannya, Gozali dan Firnando.
"Kronologisnya diawali dengan adanya chattingan dari pelaku yaitu MY dan BP, ini wanita, mengajak (korban) ketemuan," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Wibowo di kantornya, Selasa (15/2/2022).
Chatting intens berujung ajakan bertemu. Kawanan wanita muda ini dengan pesonanya meminta kedua korban datang ke Pasar Permai, Koja, Jakarta Timur pada Jumat (11/2/2022) dini hari.
Bak terjerat jebakan batman, korban yang tanpa penolakan akhirnya datang sesuai waktu dan tempat yang disetujui.