Bocah SD di Lampung Dipaksa Sang Ibu Jadi Tukang Parkir, Disiksa Bila Tak Capai Target Rp200 Ribu

Korban dipaksa jadi tukang parkir dan mendapatkan penganiayaan bila uang yang dibawanya tak mencapai target.

takasuu via kompas
Ilustrasi kekerasan 

TRIBUNJAKARTA.COM - Tangis bocah berinisial A (11) gara-gara dianiaya ibu kandungnya di Lampung.

Korban dipaksa jadi tukang parkir dan mendapatkan penganiayaan bila uang yang dibawanya tak mencapai target.

Sehari, A harus membawa pulang uang Rp 200 ribu.

 Kasus nahas itu terjadi di Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Si bocah yang dipaksa jadi tukang parkir berinisial A (11). Bocah yang dipaksa jadi tukang parkir itu jadi tukang parkir di minimarket.

Kasus ini terungkap saat pegawai minimarket melaporkan kasus ini ke Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Perempuan dan Anak dan Komnas Perlindungan Anak Bandar Lampung.

Baca juga: Sekali Tepuk Pundak, Gadis 17 Tahun Kehilangan Barang Berharga di Jalan SPG Lubang Buaya

"Dalam laporan, karyawan minimarket itu mengatakan korban disiksa dengan cara disayat oleh ibu kandungnya," kata Andi saat dihubungi, Sabtu (19/2/2022) siang.

Andi kemudian meneruskan laporan itu ke polisi. Si bocah diamankan dan divisum.

Dari hasil pendampingan, kata Andi, korban mengaku disiksa oleh ibunya yang berinisial E.

"Kita sudah laporkan kasus ini ke Mapolresta Bandar Lampung," kata Andi.

Menurut korban, ibu kandungnya itu memaksanya bekerja menjadi juru parkir di sebuah minimarket yang tidak jauh dari kediaman mereka.

"Korban dipaksa bekerja jadi tukang parkir di minimarket dengan target Rp 200 ribu per hari," kata Andi.

Korban juga mengaku ibu kandungnya itu tidak segan-segan menyiksa dan menyakitinya jika pulang tidak membawa uang sebanyak Rp 200.000.

"Anak ini mendapatkan siksaan berupa kekerasan fisik. Beberapa bagian tubuhnya disayat menggunakan silet, di antaranya di paha, tangan dan badan," kata Andi.

Andi menambahkan, pihaknya mengecam tindakan kekerasan terhadap anak-anak ini.

Baca juga: Pulang Merantau, Ibu Ini Terima Kenyataan Pahit Anaknya Sejak SD Sampai SMK Dinodai Orang Dekat

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved