Bertambah Lagi, Kasus DBD di Jakarta Selatan Capai Angka 237 di Tahun 2022
asus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Jakarta Selatan terus meningkat. Tercatat sebanyak 237 kasus DBD ditemukan di Jaksel.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Jakarta Selatan terus meningkat.
Tercatat sebanyak 237 kasus DBD ditemukan di Jakarta Selatan sepanjang Januari 2022 hingga 21 Februari 2022.
"Tertinggi pada bulan Januari 2022, itu ada 184 kasus. Untuk bulan Februari ada 53 kasus," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan (Kasudinkes) Jakarta Selatan, M Helmi, saat dikonfirmasi, Jumat (25/2/2022).
Helmi menjelaskan, Sudin Kesehatan Jakarta Selatan telah menyiapkan langkah penanganan terkait merebaknya kasus DBD.
Penanganan itu mulai dari mengerahkan petugas untuk memantau jentik nyamuk di rumah-rumah warga hingga melakukan penyemprotan.
Baca juga: Kasus DBD di Jakarta Meningkat, Anies Diminta Terjun ke Lapangan, Ini yang Ditakutkan
"Sebelum dilakukan fogging tim puskesmas melakukan penelitian dulu untuk memastikan warga lainnya di sekitarnya positif demam berdarah," ujar Helmi.
Pada 2021 lalu, kasus DBD di Jakarta Selatan mencapai angka 600.

Menurut Helmi, jumlah itu tidak lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1.016 kasus.
"Sepanjang 2020, kasus DBD di Jakarta Selatan mencapai 1.016 kasus dari total seluruh wilayah. Alhamdulillah kasus DBD tahun 2021 mengalami penurunan secara signifikan dari tahun 2020," kata dia.