"Saya Lihat Pakai Mata Kepala Sendiri," Ucap Ibu di Depok Lihat Suami Nodai Anaknya Berusia 11 Tahun

Dugaan kasus persetubuhan terhadap seorang anak yang masih dibawah umur terjadi di Kota Depok. Ayah nodai anaknya yang masih berusia 11 tahun.

Istimewa
Ilustrasi kekerasan seksual. Dugaan kasus persetubuhan terhadap seorang anak yang masih dibawah umur terjadi di Kota Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA - Dugaan kasus persetubuhan terhadap seorang anak yang masih dibawah umur terjadi di Kota Depok.

Mirisnya, pelaku yang nekat menyetubuhi korban berinisial D (11) diduga adalah ayah kandung sendiri.

Ibu kandung korban DH (37), mengatakan, awal terungkapnya perbuatan bejat terduga pelaku terjadi beberapa hari lalu.

Saat itu, DH mendapati suaminya tengah menggerayangi anak kandungnya sendiri yang berusia 11 tahun.

"Saya lihat pakai mata kepala saya sendiri tanggal 24 Februari lagi megang alat kelamin anak saya, itu saya lagi menginap di rumah ibu saya," kata DH pada wartawan di kawasan Sukmajaya, Kota Depok, Senin (28/2/2022).

Baca juga: 2 Pria Ini Nodai Gadis di Bawah Umur hingga Dicekoki Miras, Orangtua Heran Anaknya Tak Pulang 3 Hari

Belakangan terungkap, DH mengatakan ternyata perbuatan bejat suaminya itu telah dilakukan sejak 2021 silam.

Lebih lanjut, DH mengatakan dua hari berselang dari kejadian itu dirinya pun membawa korban ke puskesmas untuk mengecek kemaluannya.

Ilustrasi Pelecehan Seksual
Ilustrasi Pelecehan Seksual (tribunlampung.co.id/dodi kurniawan)

Di puskesmas, akhirnya segala perbuatan bejat terduga pelaku pun diungkap oleh korban.

"Akhirnya mau ngaku sama bidan dan dokter di puskesmas. Katanya pertama pakai tangan, setelah itu meremas payudara, dan memasukan alat kelaminnya," ujarnya.

DH menuturkan, anaknya tak mampu melawan musabab diancam oleh terduga pelaku.

"Itu sambil diancam pakai golok di leher. Diancam gak boleh kasih tahu siapa-siapa," bebernya.

Saat ini, DH mengatakan dirinya telah melaporkan suaminya ke pihak kepolisian, dan menunggu proses hukum yang berlaku.

Peristiwa Lain

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved