Angin Kencang

Dinding Kaca Gedung Pemkot Bekasi Setinggi 5 Meter Roboh Diterpa Angin Kencang

Angin kencang yang menerjang Kota Bekasi menyebabkan infrastruktur gedung kantor pemerintahan  rusak, Sabtu (5/3/2022). 

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Yusuf Bachtiar/TribunJakarta.com
Dinding kaca gedung Pemkot Bekasi di Jalan Ahmad Yani, Bekasi roboh diterpa angin kencang, Sabtu (5/3/2022). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Angin kencang yang menerjang Kota Bekasi menyebabkan infrastruktur gedung kantor pemerintahan  rusak, Sabtu (5/3/2022). 

Di antaranya, gedung Pemerintah Kota Bekasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, roboh. 

Pantauan TribunJakarta.com, kerusakan paling parah terjadi di gedung 10 lantai Pemkot Bekasi tepatnya di depan ruangan Command Centre. 

Dinding kacang di ruangan lantai bawah tersebut roboh.

Panjang dinding yang mengalami kerusakan kurang lebih dua meter dengan ketinggian sekitar lima meter. 

Baca juga: Depok Diterpa Angin Kencang, Pagar hingga Pohon Roboh

Tidak hanya itu, bagian langin-langit di ruangan yang sama mengalami kerusakan akibat diterpa angin kencang

Asep, saksi mata mengatakan, kejadian dinding kaca roboh tidak sampai menyebabkan korban luka maupun jiwa. 

"Kacanya jatuh, Alhamdulillah enggak pecah kacanya cuma jatuh aja, kejadiannya pas angin gede (kencang)," kata Asep. 

Pada saat kejadian, terdapat sejumlah pegawai yang tengah bekerja. Beruntung area yang mengalami keruskan sedang kosong dari aktivitas orang. 

"Kondisi masih banyak orang juga di situ, cuma untungnya enggak ada yang kena tertimpa atau apa," jelasnya. 

Dinding kaca gedung Pemkot Bekasi di Jalan Ahmad Yani, Bekasi roboh diterpa angin kencang, Sabtu (5/3/2022).
Dinding kaca gedung Pemkot Bekasi di Jalan Ahmad Yani, Bekasi roboh diterpa angin kencang, Sabtu (5/3/2022). (Yusuf Bachtiar/TribunJakarta.com)

Bagian perawatan gedung langsung bertindak cepat, petugas langsung memasang tali pengikat di bagian dinding agar kerusakan susulan tidak terjadi. 

"Satu lagi udah sempat mau roboh tapi masih bisa ketahan, sekarang diikat supaya enggak jatuh karena takut membahakan juga," tegas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved