Warga Serbu Tenda Berisi Ribuan Liter Minyak Goreng Murah di Pejagalan
Sejumlah warga mengantre minyak goreng murah di Jalan Keting, Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (7/3/2022).
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Sejumlah warga mengantre minyak goreng murah di Jalan Keting, Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (7/3/2022).
Warga berbondong-bondong membawa jeriken sebagai wadah untuk minyak goreng murah yang akan dibeli.
Kemudian mereka mendatangi tenda yang sudah didirikan di tepi Jalan Keting untuk menanti minyak goreng yang belakangan ini sedang susah didapatkan.
Seorang warga, Fitri mengatakan dirinya datang sekira pukul 10.00 WIB untuk menaruh jeriken sebagai tanda antrean.
Fitri kemudian meninggalkan lokasi dan kembali lagi pada pukul 13.00 WIB.
"Ini dibatasin, satu orang dapat satu kupon. Satu kupon cuman dapat 2 liter," kata Fitri.
Baca juga: Cegah Kerumunan, Polsek Cilandak Bagikan Kupon Pembelian Minyak Goreng di Kantor Kelurahan
Menurut warga RW 09 Pejagalan itu, dirinya tak keberatan mengantre panjang untuk membeli minyak goreng karena harganya murah.
Minyak goreng di situ dibanderol Rp 10.500 per liter dan Rp 11.800 per kilogram.
"Kalau kita ke swalayan emang nggak pernah dapat. Ada juga di pasar tapi harganya tidak seperti pemerintah (lebih mahal)," ucap Fitri.
Baca juga: Animo Warga Tinggi, Polres Jaksel Batasi Pembelian Minyak Goreng 2 Liter Saat Operasi Pasar
Warga RT 08 RW 03 Pejagalan, Lia mengaku begitu senang dengan adanya minyak goreng murah ini.
Terutama ketika warga dari wilayahnya dapat jatah minyak goreng lebih banyak.
"Kalau dari RW 03, 5 liter. Tapi kalau di RW lain yang warganya banyak dapat 2 liter," ungkapnya.
Lia pun memborong 5 liter minyak goreng senilai Rp 52.500.
Nantinya minyak goreng tersebut akan digunakan untuk persiapan berjualan.