Munarman Ditangkap Densus 88

Munarman Bereaksi Dituntut 8 Tahun Kasus Terorisme: Tuntutannya Kurang Serius

JPU menuntut Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis bersalah kepada Munarman dalam perkara terorisme.

TribunJakarta.com/Bima Putra
Tampak lobby Pengadilan Negeri Jakarta Timur saat sidang tuntutan perkara dugaan tindak pidana terorisme dengan terdakwa Munarman digelar, Senin (14/3/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis bersalah kepada Munarman dalam perkara terorisme.

Dalam sidang tuntutan pada Senin (14/3/2022) JPU menyatakan Munarman terbukti melanggar UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Bahwa Munarman telah melanggar Pasal 14 Juncto Pasal 7,​ Pasal 15, Juncto Pasal 7 serta Pasal 13 huruf C UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Yakni merencanakan atau menggerakkan orang lain untuk ancaman kekerasan untuk melakukan tindak pidana teroris, dengan sengaja menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan.

Di antaranya dengan mengajak warga melakukan baiat atau sumpah setia kepada Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS ) melalui kegiatan yang dihadiri Munarman sebagai pemberi materi.

Baca juga: Hari Ini Jaksa Sampaikan Tuntutan ke Munarman di Sidang Perkara Terorisme

"Menyatakan terdakwa Munarman telah terbukti secara sah yang dan meyakinkan. Menjatuhkan pidana penjara selama delapan tahun," kata JPU di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (14/3/2022).

Menurut JPU berdasarkan fakta-fakta persidangan Munarman terbukti terlibat dalam kegiatan baiat ISIS di Makassar, Sulawesi Selatan pada 24-25 Januari 2015 dan kegiatan baiat lain.

Tampak lobby Pengadilan Negeri Jakarta Timur saat sidang tuntutan perkara dugaan tindak pidana terorisme dengan terdakwa Munarman digelar, Senin (14/3/2022).
Tampak lobby Pengadilan Negeri Jakarta Timur saat sidang tuntutan perkara dugaan tindak pidana terorisme dengan terdakwa Munarman digelar, Senin (14/3/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Pertimbangan JPU yang memberatkan tuntutan di antaranya tindakan Munarman tidak mendukung pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana terorisme, tidak mengakui perbuatan.

"Hal yang meringankan terdakwa merupakan tulang punggung keluarga," ujar JPU.

Menanggapi tuntutan JPU, Munarman yang dihadirkan di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Timur menyatakan bakal mengajukan pleidoi atau pembelaan pada sidang lanjutan.

Kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur Munarman menyatakan akan membuat pleidoinya secara pribadi dan akan disampaikan pada sidang lanjutan Senin (21/3/2022)

Baca juga: Kubu Munarman Siapkan Belasan Saksi di Sidang Terorisme

"Karena tuntutannya kurang serius jadi saya akan mengajukan pembelaan sendiri," tutur Munarman.

Diketahui, Pengadilan Negeri Jakarta Timur menggelar sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana terorisme dengan terdakwa Munarman pada Senin (14/3/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved