Ikuti Arahan Jokowi, Wagub DKI: Tarawih Berjemaah Boleh, Bukber Dilarang

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan, warga ibu kota bisa menjalankan tarawih berjemaah di masjid saat bulan suci ramadan.

nur
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (22/3/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan, warga ibu kota bisa menjalankan tarawih berjemaah di masjid saat bulan suci ramadan.

Hal ini disampaikan Ariza sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo.

"BulanRamadan ini Alhamduliah menjalankan ibadah ramadan sudah busa menjalankan tarawih lagi berjamaah, nanti juga salat id bisa lagi bersama-sama," ucapnya di Balai Kota Jakarta, Kamis (24/3/2022).

Sebagai informasi, kegiatan peribadatan di tempat ibadah memang diperkenankan selama masa PPKM Level 2 yang berlaku di DKI Jakarta sampai 4 April 2022 mendatang.

Hal ini ditetapkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 18 tahun 2022 tentang PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1 di wilayah Jawa dan Bali.

Baca juga: TERBARU, Menteri Kesehatan Pastikan Mudik Lebaran Tidak Harus Vaksinasi Booster, Ini Penggantinya

Dalam Inmendagri dijelaskan bahwa selama masa PPKM Level 2 tempat ibadah (masjid, masala, gereja, pura, vihara, dan klenteng) dapat mengadakan kegiatan keagamaan dengan kapasitas maksimal 75 persen.

Walah demikian, masyarakat diimbau tidak menggelar acara buka puasa bersama (bukber).

"Yang belum diperkenankan yaitu buka puasa bersama, khususnya ASN," ujarnya.

Dilansir dari Kompas.com, Presiden Joko Widodo mempersilakan umat Islam untuk shalat tarawih berjamaah di masjid pada Ramadhan tahun ini.

Namun demikian, ia mengingatkan umat muslim untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Ilustrasi Salat
Ilustrasi Salat (ummi-online.com)

"Tahun ini umat muslim dapat kembali menjalankan ibadah shalat tarawih berjamaah di masjid dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," kata Jokowi dalam konferensi pers daring, Rabu (23/3/2022).

Tak hanya itu, pemerintah juga mengizinkan masyarakat mudik pada Lebaran tahun ini. Namun, hanya yang sudah divaksin lengkap dan mendapat booster atau vaksinasi dosis ketiga yang boleh pulang ke kampung halaman.

Meski begitu, pemerintah belum membolehkan buka puasa bersama atau open house saat Lebaran nanti.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved