Persija Jakarta

Dijuluki Nama Hewan Buas, Eks Persija Ini Akui Belum Puas Bila Tak Bikin 'Patah Pinggang' Bek Lawan

Dijuluki dengan nama hewan buas karena penampilannya, eks bintang Persija Jakarta ini mengaku belum puas bila tak bikin 'patah pinggang' pemain lawan.

Editor: Elga H Putra
istimewa/Persija.id
Persija Juara Liga Indonesia Tahun 2001.  Dijuluki dengan nama hewan buas karena penampilannya, mantan bintang Persija Jakarta ini mengaku belum puas bila tak bikin 'patah pinggang' pemain lawan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Dijuluki dengan nama hewan buas karena penampilannya, mantan bintang Persija Jakarta ini mengaku belum puas bila tak bikin 'patah pinggang' pemain lawan.

Pasalnya, sang mantan pemain ini dikenal dengan kelincahannya menggocek para pemain lawan sebelum mencetak gol.

Tak ayal para pemain lawan, terutama bek dibuat 'patah pinggang' karena kewalahan menghadapi seorang Budi Sudarsono yang pernah menjadi skuad Persija saat juara Liga Indonesia tahun 2001.

Karena kelincahannya sewaktu membela Persija Jakarta. Budi Sudarsono mendapat julukan 'Ular Piton' dari Jakmania.

"Piton itu dari suporter Persija dari The Jak," cerita Budi Sudarsono mengenai julukannya itu kepada Hamka Hamzah, dilansir dari Youtube Capt Hamka, Kamis (31/3/2022).

Baca juga: Budi Sudarsono Cerita Kenangan Manisnya Bersama Persija, Dapat Julukan Ular Piton dari Jakmania

Saat itu, Budi Sudarsono begitu mengagumi penyerang asal Brazil, Ronaldo yang dikenal memiliki gocekan mematikan.

Itu menjadi motivasi Budi Sudarsono untuk bisa memiliki gocekan yang meliuk nan mematikan layaknya ular piton ketika sedang menyerang targetnya.

"Saya dulu kalau main ga gocek pemain itu ga puas.

Mantan pesepak bola tanah air, Budi Sudarsono saat berbincang dengan Hamka Hamzah.
Mantan pesepak bola tanah air, Budi Sudarsono saat berbincang dengan Hamka Hamzah. (Youtube Capt Hamka)

Ibaratnya kayak makan sayur tanpa garam," tutur si 'ular piton'.

Bahkan karena memang lebih suka menggocek, Budi Sudarsono mengaku tak terlalu fasih untuk bermain dengan teknik satu kali sentuhan.

"Pertama kali di timnas main kucing kucingan itu saya ga mahir.

Saya sukanya kontrol dan dribling.

Saya bawa bola dari kotak 16 kita sampai kotak 16 lawan sering, makanya dijuluki ular piton," tutur Budi Sudarsono.

Top skor di Persija

Baca juga: Nostalgia Eks Pemain Skuad Persija Juara Tahun 2001: Jarang Dimainkan tapi Lebih Subur dari Bepe

Meski kala itu masih berstatus pemain muda yakni 22 tahun dan sempat jadi cadangan, Budi Sudarsono mampu menjadi top skor Persija di akhir musim 2000-2001 saat mengantar Persija juara.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved