Antisipasi Virus Corona di DKI
2 Tahun Belum Bisa Balik ke Kampusnya di China, Mahasiswa Ini Pilih Jadi Relawan Vaksinasi
Sejumlah mahasiswa WNI yang sedang berkuliah di China memilih menyibukkan diri menjadi relawan vaksinasi di tengah merebaknya pandemi Covid-19.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Selain terkait sistem pendaftaran, Charlie juga membantu mengarahkan warga yang hendak mengikuti vaksinasi.
Hal ini dilakukan Charlie sebagai bentuk kontribusinya membantu penanganan pandemi di Indonesia.
"Karena enggak ada kerjaan juga ya, ikut bantu-bantulah, agar bisa kontribusi mungkin bisa membantu Indonesia melewati pandemi ini," tuturnya.
Selain Charlie, ada juga Elbert Teiji dari Universitas Suzhou semester 6 dan Andrian Wiryawan dari Universitas Xiamen semester 4 yang kini mengabdikan diri selama kurang lebih sepekan terakhir sebagai relawan Vaksinasi Merdeka di PIK.
Mereka semua tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia Tiongkok (PPIT) yang juga sama-sama menunggu kepastian kapan bisa kembali menuntut ilmu langsung di Negeri Tirai Bambu.
"Ya karena Covid-19. Tapi dari Pemerintah Tiongkoknya sendiri, sampai sekarang kami belum ada info kalau Pemerintah Tiongkoknya memberikan izin untuk kami bisa balik sih. Info itu yang masih kami tungguin," kata Elbert.
Melanjutkan ucapan Elbert, Andrian juga memiliki harapan pandemi segera usai dan merema bisa kembali lagi ke China.
Apalagi, bagi Andrian, kesempatan bisa mengemban pendidikan di negeri orang adalah suatu hal yang sangat berharga.
"Harapan saya kalau bisa ke depannya, kalau saya enggak keburu sebelum lulus ke China lagi, adik-adik di bawah saya bisalah ke China," kata Andrian.
"Enggak kayak saya. Soalnya saya kan dari awal belum pergi sama sekali," tutupnya.