Antisipasi Virus Corona di DKI
2 Tahun Belum Bisa Balik ke Kampusnya di China, Mahasiswa Ini Pilih Jadi Relawan Vaksinasi
Sejumlah mahasiswa WNI yang sedang berkuliah di China memilih menyibukkan diri menjadi relawan vaksinasi di tengah merebaknya pandemi Covid-19.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Sejumlah mahasiswa asal Indonesia yang sedang berkuliah di China memilih menyibukkan diri menjadi relawan vaksinasi di tengah merebaknya pandemi Covid-19.
Hal tersebut mereka lakukan lantaran sekitar dua tahun belakangan tertahan di Indonesia dan belum bisa kembali ke China untuk menuntut ilmu.
Meski pemerintah setempat sudah melonggarkan kebijakan pandemi Covid-19, namun hingga saat ini masih banyak pelajar Indonesia yang tertahan tak bisa kembali ke kampusnya di China.
Misalnya Charlie Tirta Saputra, mahasiswa Universitas Nanjing di Jiangsu, China, yang ikut membantu sebagai relawan vaksinasi di Indonesia karena belum bisa balik ke kampusnya.
"Kami di sini bukan liburan, tapi karena memang enggak bisa balik lagi ke Tiongkok sejak ada Covid-19," kata Charlie saat ditemui di gerai vaksinasi kawasan Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (4/4/2022) malam.
Baca juga: Polres Jakut Buka Gerai Vaksinasi sehabis Buka Puasa, Sasar Ratusan Warga Per Hari
Charlie sendiri merupakan mahasiswa semester 4 Universitas Nanjing yang berkuliah di jurusan teknik informatika.
Setidaknya sudah dua tahun terakhir Charlie harus tertahan di Indonesia lantaran pandemi belum juga usai.
Meski tak bisa berkuliah langsung di kampusnya, Charlie tetap fokus belajar dan mempertahankan nilai yang baik sesuai kriteria penerima beasiswa.
Baca juga: Ini Lokasi Vaksinasi Booster Gratis di Tangsel Agar Bisa Mudik Lebaran
"Sudah dua tahun lah kurang lebih kami tertahan di Indonesia. Tentu ini lumayan menghambat pelajaran-pelajaran kami juga di sana," ucap Charlie.
"Tapi kami mencoba adaptasi untuk mempertahankan nilai sesuai kriteria penerima beasiswa," sambung dia.
Dalam kesibukannya menjadi relawan vaksinasi di Indonesia, Charlie membantu dalam sistem pendaftaran peserta vaksinasi yang menggunakan teknologi informasi.
Tepatnya memberikan kontribusi pada sistem situs peduliwarga.com.
"Jadi peduliwarga.com ini situs web untuk mendapat nomor antre pendaftarannya. Jadi peserta vaksinasi harus daftar lewat peduliwarga.com," kata Charlie.

"Tapi khusus booster, itu juga bisa dibantu dari aplikasi PeduliLindungi lewat tiket vaksin ketiga yang diberikan di sana," ungkapnya.