Survei Capres 2024: Prabowo Mulai Melemah, Elektabilitas Ganjar Salip Anies Baswedan

Hasil survei SMRC menunjukkan bahwa elektabilitas Anies Baswedan disalip Ganjar Pranowo dalam setahun terakhir. Elektabilitas Prabowo menurun.

Tribun Timur
Kolase foto Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan bahwa elektabilitas Anies Baswedan disalip Ganjar Pranowo dalam setahun terakhir. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM - Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan bahwa elektabilitas Anies Baswedan disalip Ganjar Pranowo dalam setahun terakhir.

Pada jajak pendapat yang dilakukan Maret 2021 lalu, elektabilitas Gubernur DKI Jakarta itu berada di atas Ganjar di angka 11,2 persen.

Sedangkan, Ganjar Pranowo yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah elektabilitasnya hanya 8,8 persen.

"Suara untuk Ganjar naik dari 8,8 persen pada survei Maret 2021 menjadi 18,1 persen pada Maret 2022," ucap Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas dalam konferensi pers yang disiarkan kanal Youtube SMRC TV, Kamis (7/4/2022).

Pada jajak pendapat yang dilakukan Maret 2022 ini, elektabilitas Anies sejatinya juga naik, namun kenaikannya tak sebesar Ganjar.

Baca juga: Survei Capres 2024: Elektabilitas Ganjar di Atas Prabowo, Anies Baswedan Lengkapi 3 Besar

"Anies Baswedan suaranya naik dari 11,2 persen menjadi 14,4 persen," ujarnya.

Abbas menambahkan, kandidat capres yang justru mengalami penurunan elektabilitas ialah Prabowo Subianto.

Dalam setahun terakhir ini, elektabilitas Menteri Pertahanan RI sekaligus Ketua Umum Gerindra itu turun 2 persen.

Elektabilitas bakal kandidat capres Pemilu 2024 Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo
Elektabilitas bakal kandidat capres Pemilu 2024 Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo (Kolase dok. Tribunnews)

"Dukungan pada Prabowo mengalami pelemahan dari 20 persen menjadi 17,6 persen," kata dia.

Namun Abbas memberikan catatan terhadap dukungan pada Ganjar.

"Walaupun suara Ganjar mengalami peningkatan signifikan dalam setahun terakhir, namun cenderung datar dalam tiga bulan terakhir. Dari 19,2 persen pada Desember 2021 menjadi 18,1 persen pada Maret 2022," tuturnya.

Baca juga: Pelaku Survei Beberapa Bank Tentukan Sasaran sebelum Rampok BJB Fatmawati

Sebagai informasi, jajak pendapat diikuti oleh 1220 responden yang dipilih secara acak dengan metode multistage random sampling.

Para responden merupakan warga negara Indonesia (WNI) yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yaitu mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Adapun survei dilakukan secara tatap muka oleh pewawancara terlatih pada periode 13 sampai 20 Maret 2022.

Hasil jajak pendapat ini memiliki Margin of Error sebesar plus minus 3,12 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved