Cerita Kriminal

Rayuan Maut Crazy Rich KW Sampai Insiden di Hotel, Panggilan Sayang Sang Pria Tipu Kenalan Michat

Aksi crazy rich gadungan alias KW di Bekasi akhirnya berakhir di bui. Polsek Bekasi Kota menangkap pelaku setelah menipu kenalannya di Michat.

Istimewa
Ilustrasi. Aksi crazy rich gadungan alias KW di Bekasi akhirnya berakhir di bui. Polsek Bekasi Kota menangkap pelaku setelah menipu kenalannya di Michat. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Aksi crazy rich gadungan alias KW di Bekasi akhirnya berakhir di bui.

Warga Banjarnegara, Jawa Tengah berinisial AS (35) itu akhirnya ditangkap Polsek Bekasi Kota setelah menipu kenalannya di aplikasi Michat.

Rayuan maut crazy rich KW itu mampu memperdayai korban berinisial SS (37) serta merudapaksanya di hotel dengan menggunakan obat bius.

Bahkan, keduanya telah memiliki panggilan sayang mama-papa.

Namun, korban akhirnya ditinggal kabur setelah pelaku berhasil merampas sejumlah barang berharga.

Baca juga: Tak Bisa Tahan Nafsu, Niat Doni Rudapaksa Anak Temannya Saat Mandi Malah Berbuah Petaka

Kapolsek Bekasi Kota, Kompol Salahuddin mengatakan awal mula kejadian itu ketika AS dan SS (37) berkenalan melalui aplikasi media sosial Michat.

Keduanya pun intens berkomunikasi. Apalagi AS juga mengaku memiliki banyak usaha sehingga menarik perhatian korban.

Polsek Bekasi Kota mengamankan seorang pria berinisial AS (35) warga Banjarnegara yang melakukan penipuan dan perampasan barang berharga terhadap seorang perempuan di Kota Bekasi. Bahkan pelaku sempat menyetubuhi korban dengan mengaku-ngaku sebagai orang kaya atau crazy rich yang memiliki banyak usaha
Polsek Bekasi Kota mengamankan seorang pria berinisial AS (35) warga Banjarnegara yang melakukan penipuan dan perampasan barang berharga terhadap seorang perempuan di Kota Bekasi. Bahkan pelaku sempat menyetubuhi korban dengan mengaku-ngaku sebagai orang kaya atau crazy rich yang memiliki banyak usaha (Warta Kota/ Joko Supriyanto)

"Di Michat ini mereka berkenalan dengan menggunakan akun JavaBarat, itu dari milik AS ini, dalam perkenalan sehari, mereka mengaku sebagai mamah-papah, dan AS ini mengaku memiliki usaha, macam-macam banyak dan akan menikahi korban," kata Kompol Salahuddin, Jumat (8/4/2022).

Selama empat hari berkenalan, dan korban pun terpedaya dengan rayuan AS yang seakan-akan memiliki banyak harta.

Apalagi saat ini korban sendiri memang dalam status masa proses perceraian dengan suaminya. Melihat korban sudah termakan bujuk rayu, AS pun berencana untuk menjadwalkan pertemuan.

Baca juga: Terciduk Coba Rudapaksa Istri Pengemudi Ojol, Penjaga Warkop Tiba-tiba Lari ke Dapur Ambil Pisau

Akhirnya keduanya pun bersepakat untuk melakukan pertemuan, dan disepakati untuk bertemu di kawasan Jatinegara. Korban pun langsung menuju ke Jatinegara bertemu dengan tersangka. Lalu keduanya pun menuju ke tempat makan untuk makan bersama.

"Di tempat makan itu, minuman teh korban dimasukin semacam obat yang mengandung obat bius, sehingga korban ini pusing dan di bawa ke suatu tempat," katanya.

Mengetahui korban merasa pusing, pelaku korban ke hotel.

Did alam hotel, tersangka menyetubuhi korban.

Halaman
123
Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved