Viral Korban Begal Jadi Tersangka: Mulanya Sinta Lawan 4 Begal, 2 Tewas, 2 Lainnya Lari Kocar Kacir
Amaq Sinta Lawan 4 Begal yang Hendak Merampoknya, 2 Meninggal, 2 Lainnya Kocar Kacir
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Siti Nawiroh
TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang pria bernama Murtade alias Amaq Sinta (34) sempat ditahan lantaran membunuh dua begal yang hendak merampoknya.
Saat ini, Sinta yang merupakan warga Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah akhirnya bisa pulang ke rumah, Rabu (13/4/2022).
Mulanya, status Sinta sempat dijadikan tersangka.
Atas status tersangkanya itu, kemudian berbuntut unjuk rasa 'Aksi Bela Amaq Sinta'.
TONTON JUGA
Ratusan peserta demo dari aliansi masyarakat peduli sosial Lombok Tengah sebelumnya mendesak agar Polres Lombok Tengah membebaskan Amaq Sinta tanpa syarat.
Dikutip TribunJakarta dari Kompas, Sinta menceritakan, pada Minggu dini hari, dia berangkat ke Lombok Timur dengan sepeda motor untuk mengantarkan makanan untuk ibunya.
Sesampainya di jalan raya Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Sinta dihadang dan diserang empat pelaku menggunakan senjata tajam.
Sinta melawan para pelaku dengan sebilah pisau kecil yang dia bawa sambil teriak meminta tolong.
Namun, tidak ada warga yang datang.
Baca juga: Maling Teriak Maling, Komplotan Begal Ini Gunakan Modus Lama: Tuduh Curi HP ke 2 Korban
Dalam kejadian itu, dua pelaku tewas. Sedangkan dua pelaku lainnya kocar kacir setelah dua kawannya tumbang di tempat.
Setelah itu Sinta pergi ke rumah keluarganya untuk menenangkan dari.
"Saya melakukan itu karena dalam keadaan terpaksa. Dihadang dan diserang dengan senjata tajam, mau tidak mau harus kita melawan. Sehingga seharusnya tidak dipenjara. Kalau saya mati, siapa yang akan bertanggung jawab," kata Sinta, saat ditemui di rumahnya di Praya Timur, Kamis (14/4/2022).
"Saya tidak ada kepandaian dan tidak memiliki ilmu kebal. Tapi ini memang saya dilindungi Tuhan," kata Sinta menambahkan.
Setelah ditahan dan ditetapkan menjadi tersangka oleh Polres Lombok Tengah, Sinta dan keluarganya terguncang dan tidak bisa tidur.