Lebaran 2022
Operasi Pekat Jaring 138 PMKS di Jaksel Selama Ramadan, Mayoritas Manusia Gerobak
Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan menjaring 138 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) selama Ramadan 2022.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan menjaring 138 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) selama Ramadan 2022.
Ratusan PMKS itu terjaring Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar di 10 kecamatan di Jakarta Selatan.
Dari 138 PMKS yang diamankan, 42 di antaranya adalah manusia gerobak yang diklasifikasikan sebagai pemulung.
"Iya manusia gerobak termasuk pemulung, itu yang paling banyak ditemukan," kata Staf Seksi Rehabilitasi dan Pemberdayaan Sudinsos Jakarta Selatan Elan Bahruroji saat dikonfirmasi, Kamis (21/4/2022).
Selain manusia gerobak, petugas Sudinsos Jakarta Selatan juga mengamankan 25 anak jalanan, 19 pengemis, dan 15 gelandangan.
Baca juga: Satpol PP DKI Jakarta Jaring 372 PMKS Selama Ramadan, Mayoritas Pengemis Musiman
Baca juga: Penertiban Massal PMKS di Jakarta Timur, Petugas Berpakaian Preman Amankan 83 Orang
"Kemudian kita jaring juga 9 anak terlantar, 9 disabilitas mental, 7 remaja bermasalah, 4 lansia terlantar, 2 tuna susila, dan 5 PMKS lainnya," ungkap Elan.
Menurut Elan, para PMKS itu paling banyak diamankan di kawasan Kebayoran Baru, Mampang Prapatan, Kebayoran Lama, dan Pasar Minggu.
Ratusan PMKS yang diamankan kemudian dibawa ke Panti Sosial Bina Insan BD 1, Kedoya, Jakarta Barat.
"Dari situ ada yang dijemput keluarga setelah 14 hari. Ada juga yang dirujuk untuk dibina ke panti lain," tutur Elan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-penyandang-masalah-kesejahteraan-sosial-pmks-manusia-gerobak.jpg)