Hasil Nabung 7 Tahun Buat Bangun Rumah Ludes, Driver Ojol Bak Terhipnotis Terima Telepon Nomor Asing
Driver ojek online (ojol) bernama Irwanuari Kiswanto bak terhipnotis tatkala menerima panggilan telepon dari nomor asing.
"Saat itu pikiran saya kosong, nge-blank.
Saya tiba-tiba menurut saja perintah penelpon itu," beber Irwan.
Ia pun lalu mengklik link yang dikirim pelaku via SMS.
Baca juga: Driver Ojol Beraksi Seorang Diri Habisi Pacar Anak Tiri, Niat Menegur Malah Kebablasan Menghabisi
Korban diminta memberitahukan kode One time pasword (OTP).
Padahal kode OTP adalah kode verifikasi atau kata sandi sekali pakai yang dapat disalahgunakan jika diketahui oleh orang lain.
Alhasil uang Rp 31 juta dari ATM BRI miliknya ludes.

"Saya ikuti alur penelpon, saya seperti terhipnotis," bebernya.
Tak puas hanya kuras satu ATM, pelaku terus memperdaya korban.
Irwan diminta kode OTP bank lain miliknya dengan alasan kode OTP bank pertama tidak bisa.
Dengan lugu, Irwan memberitahukan uang Rp34 juta di rekening BCA-nya.
Ia pun kirim kode OTP bank tersebut.
Alhasil, total kerugian yang dialaminya Rp 65 juta.
"Enggak tahu kenapa, saya jawab iya, iya dan iya," ungkapnya.
Selepas itu, ia diminta menunggu selama 20 menitan.
Irwan mulai curiga saat pelaku memblokir nomornya dan beberapa pesan dihapus.
Baca juga: Keseharian Pelaku Pemukul Ade Armando Sampai Bonyok Terungkap, Ternyata Ojol dan Sering Jadi Khatib