Hasil Nabung 7 Tahun Buat Bangun Rumah Ludes, Driver Ojol Bak Terhipnotis Terima Telepon Nomor Asing
Driver ojek online (ojol) bernama Irwanuari Kiswanto bak terhipnotis tatkala menerima panggilan telepon dari nomor asing.
"Habis itu saya baru sadar. Firasat tidak enak. Benar saja. Saya cek dua ATM itu uangnya ludes semua," terangnya.
Tabungan untuk Bangun Rumah
Seusai kejadian nahas itu, Irwan segera melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian.

Bukannya mendapatkan penanganan serius, ia malah ditanya, "kenapa uangnya banyak?"
"Saya jawab. Uang itu dapat kredit KUR Rp30 juta belum saya pakai. Sisanya hasil nabung 7 tahun. Rencana uang itu mau bikin rumah selepas lebaran," tuturnya.
Ia mengaku, selama ini tinggal bersama orangtuanya.
Hasil kerja jadi ojol dan kerja serabutan serta ngutang bank hanya demi bangun rumah sederhana.
"Saya ngojek sudah hampir 5 tahun. Sebelumnya kerja serabutan," terangnya.
Ia berharap, kasusnya dapat diusut tuntas.
Baginya, nilai itu sangat besar.
"Itu uang besar sekali, apa bisa balik? Saya ingin uang itu balik. Jangan semuanya, hanya separuh tidak apa-apa," jelasnya.
Irwan merasa sangat terpukul atas kejadian yang baru saja dialaminya.
"Sekarang tak punya tabungan. Cita-cita kami membangun rumah sederhana juga gagal. Tabungan itu adalah jerih payah saya selama tujuh tahun menabung," tutur Irwan.
(Fathia Oktaviani/Magang)
Diolah dari artikel yang telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Uang Tabungan Ojol Semarang Rp 65 Juta Ludes Gegara Link Undian, Ini Respons Polisi Ketika Ia Lapor
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Terima Telepon dari Nomor Asing, Tabungan Rp 65 Juta Driver Ojol di Semarang Raib Dalam Sekejap