Kebakaran Pasar Gembrong

IKAPPI Berduka Atas Kebakaran di Pasar Gembrong, Langsung Terjunkan Tim Identifikasi Kios Terdampak

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) turut berduka atas kebakaran yang terjadi di kawasan Pasar Gembrong, Jakarta Timur.

Pebby Ade Liana/TribunJakarta.com
Kebakaran Pasar Gembrong, Jakarta Timur, Minggu (24/4/2022). Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) turut berduka atas kebakaran yang terjadi di kawasan Pasar Gembrong, Jakarta Timur. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) turut berduka atas kebakaran yang terjadi di kawasan Pasar Gembrong, Jakarta Timur.

Diketahui, pada Minggu (24/4/2022) sekiranya 400 bangunan di RW 01, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur ludes terbakar.

Tak hanya rumah, dari total bangunan yang terbakar terdapat pertokoan di Pasar Gembrong yang terdampak.

Wasekjend Pembinaan & Pendidikan Pedagang Pasar DPP IKAPPI, Ahmad Choirul Furqon mengatakan seluruh pengurus IKAPPI terus memantau dan melihat perkembangan di lapangan.

"Sampai sekarang terdapat 6 kios yang terbakar, ada di 3 RT, yaitu RT 4, 5 dan 6 yang terdampak kebakaran rata-rata di sana pedagang kios mainan, ayam, burung dan karpet. Ratusan rumah juga kami pantau dilahap si jago merah," kata Furqon dalam keterangan tertulis, Senin (25/4/2022) dini hari.

Baca juga: Niat Bantu Warga, Cerita Tukang Tahu Bulat Dapat Rezeki di Tengah Kebakaran Pasar Gembrong

Lebih lanjut, ia menjelaskan bila ini bukan kali pertama Pasar Gembrong terbakar.

Menurutnya, di tahun 2015 dan 2017 pernah terjadi hal serupa, di mana kawasan tersebut dilahap di jago merah.

Kebakaran Pasar Gembrong Jakarta Timur, Minggu (24/4/2022) malam.
Kebakaran Pasar Gembrong Jakarta Timur, Minggu (24/4/2022) malam. (Istimewa)

"Ikatan Pedagang Pasar Indonesia sebagai stakeholder yang dekat dengan pedagang akan terus melakukan pemantauan terhadap kebakaran sampai kebakaran bisa dipadamkan. IKAPPI menurunkan tim untuk melakukan identifikasi berapa jumlah kios yang terbakar," ungkapnya.

Tenda Pengungsian Didirikan

enda pengungsian untuk warga RW 01, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (25/4/2022)
enda pengungsian untuk warga RW 01, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (25/4/2022) (Damkar Jakarta Timur)

Sebanyak 450 kepala keluarga (KK) meliputi 1.500 warga RW 01 Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur diperkirakan jadi jadi korban kebakaran.

Kasi Perlindungan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Sudin Sosial Jakarta Timur, Ridwan mengatakan jumlah tersebut berdasar perkiraan atas kebakaran yang terjadi pada Minggu (24/4/2022).

"Kita sudah koordinasi dengan Lurah, diperkirakan ada 1.500 warga terdampak. Sejak Minggu malam kita sudah dirikan tiga tenda pengungsi di lokasi," kata Ridwan di Jakarta Timur, Senin (25/4/2022).

Jumlah warga yang terdampak belum bisa dipastikan karena proses pemadaman api dilakukan Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur masih berlangsung.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved